AC Milan Mau Diakuisisi Perusahaan Asal Bahrain

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 16 Apr 2022 05:00 WIB
MILAN, ITALY - MARCH 12: Pierre Kalulu of AC Milan celebrates with his team-mates after scoring the opening goal during the Serie A match between AC Milan and Empoli FC at Stadio Giuseppe Meazza on March 12, 2022 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
AC Milan bakal diakuisisi perusahaan asal Bahrain? (Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Kabar baik untuk AC Milan terkait kepemilikan klub. Perusahaan besar asal Bahrain disebut ingin mengakuisisi Rossoneri.

Milan saat ini dikuasai oleh Elliott Management yang menggantikan kepemilikan sebelumnya, Li Yonghong, pada 2018. Li bermasalah rupanya bermasalah dengan keuangannya saat membeli Milan pada 2017.

Alhasil, Elliott berusaha untuk memperbaiki kondisi keuangan klub yang sudah morat-marit karena salah urus di era Li.

Meski demikian, Milan memang tidak jor-joran karena kesalahan manajemen sebelumnya sehingga harus kehilangan beberapa pemain topnya, seperti Gianluigi Donnarumma, Hakan Calhanoglu, dan yang terbaru Franck Kessie.

Sebab, Milan kesulitan memberikan kontrak wah untuk mereka dan harus pintar-pintar membelanjakan uangnya. Namun, hal itu diprediksi takkan terulang lagi di masa depan.

Sebab menurut sumber Reuters, perusahaan investasi asal Bahrain Investcorp secara resmi sudah melakukan negosiasi dengan Elliott untuk proses akuisisi.

Elliott sendiri memberikan valuasi sekitar 1 miliar euro untuk Investcorp dan calon pembeli Milan lainnya. Harga tersebut termasuk utang yang dimiliki klub.

Investcorp sendiri adalah perusahaan yang punya aset lebih dari 42 miliar dolar di berbagai lini bisnis, termasuk investasi, kredit, dan juga real estate. Mohammed Alardhi adalah pemimpin tertingginya dan punya cabang di banyak negara.

Meski demikian, tidak satupun dari pihak Investcorp maupun Milan yang mau mengomentari isu tersebut. Dari sisi klub, manajemen menegaskan fokus utama adalah membawa Milan merebut Scudetto musim ini.

"AC Milan tetap fokus untuk meningkatkan performa di lapangan dan juga mengembangkan klub," ujar juru bicara Milan yang dikutip Reuters.

Jika kabar ini benar, maka AC Milan bak mendapat angin segar dalam upayanya membangkitkan lagi prestasi klub yang terpuruk. Mereka tidak pernah memenangi Serie A sejak 2011.

Krisis keuangan jadi alasan utama sehingga Silvio Berlusconi dan Mediaset yang dimilikinya harus angkat kaki. Milan saat ini ada di posisi teratas Serie A dengan keunggulan dua poin atas Inter Milan.

(mrp/ran)