Inter Milan Ambyar

ADVERTISEMENT

Inter Milan Ambyar

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 28 Apr 2022 07:40 WIB
Soccer Football - Serie A - Bologna v Inter Milan - Stadio Renato DallAra, Bologna, Italy - April 27, 2022 Inter Milans Roberto Gagliardini looks dejected after the match REUTERS/Jennifer Lorenzini
Inter Milan ambyar: mau puncaki Serie A tapi keok (REUTERS/JENNIFER LORENZINI)
Bologna -

Inter Milan tadinya bisa menentukan nasibnya sendiri dalam perebutan Scudetto. Namun, semuanya berantakan dan Nerazzurri gantian bergantung dengan AC Milan.

Ini semua karena kekalahan Inter di kandang Bologna, Kamis (28/4/2022) dini hari WIB, dengan skor 1-2. Inter padahal sempat memimpin di menit keempat lewat Ivan Perisic.

Namun, Bologna menyamakan skor 1-1 di menit ke-28 lewat tandukan Marko Arnautovic. Setelah itu, Inter sejatinya punya banyak peluang untuk bikin gol sebelum blunder Ionut Radu di menit ke-84 membuat Nicola Sansone mencetak gol yang membawa Bologna unggul.

Alhasil, misi Inter melaju ke puncak klasemen Serie A harus dikubur dalam-dalam. Sebab Inter kini malah tertahan di posisi kedua klasemen Serie A dengan 72 poin, selisih dua angka dari AC Milan di puncak.

Dengan empat laga tersisa, Milan jelas pegang kendali karena mereka hanya tinggal menyapu bersih dan jadi juara. Inter kini gantian menggantungkan nasibnya pada Milan yang diharapkan akan terpeleset.

Baca juga: Radu Oh Radu...

Belum lagi Inter sebenarnya tertinggal tiga poin karena Milan unggul head-to-head jika poin kedua tim sama di akhir musim. Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menyesali ketidakmampuan timnya mencetak gol kedua setelah unggul cepat.

"Wajar kalau ada kekecewaan. Kami tidak lagi menentukan nasib sendiri, kami harus bergantung pada hasil Milan dan coba memenangi empat laga sisa," ungkap Inzaghi di Football Italia.

"Kami sudah unggul dan harusnya bisa mencetak gol tambahan ketimbang kebobolan gol sundulan Arnautovic, yang harusnya tidak terjadi. Sebab kami tahu apapun bisa terjadi dalam sepakbola," sambungnya.

"Menurut saya kami bermain sangat bagus di babak pertama, hanya satu kesalahan saat gol Arnautovic. Kami bikin banyak peluang dan pantas mendapatkan gol kedua."

"Setelah jeda, kami sedikit kehilangan kontrol dan itu menghukum kami. Gol kedua sayangnya terjadi karena insiden dan membuat kami kehilangan ketenangan. Wajar saja sih karena kami punya beban di situ, ada yang sedang dikejar."

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT