Chiellini Akui Inter Tim Kuat

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 12 Mei 2022 17:00 WIB
Inter Milans head coach Simone Inzaghi celebrates during the Italian Cup final soccer match between Juventus and Inter Milan at the Stadio Olimpico in Rome, Italy, Wednesday, May 11, 2022. (AP Photo/Alessandra Tarantino)
Chiellini Akui Inter Tim Kuat (AP)
Roma -

Inter Milan kalahkan Juventus di final Coppa Italia dengan skor 4-2. Bek veteran Juve, Giorgio Chiellini akui Inter tim yang kuat!

Juventus vs Inter Milan berlangsung dalam final Coppa Italia di Stadion Olimpico, pada Kamis (12/5) dini hari WIB. Drama terjadi!

Inter Milan unggul cepat lewat sepakan indah Nicolo Barella. Juventus comeback dengan dua gol dari Alex Sandro dan Dusan Vlahovic.

10 Menit laga akan tuntas, Inter samakan kedudukan lewat penalti Hakan Calhanoglu. Skor imbang 2-2 di waktu normal dan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Saat itulah, Inter mengunci kemenangan dengan dua gol dari Ivan Perisic. Salah satu golnya, juga dicetak dari titik putih.

Juventus akhirnya finis tanpa gelar musim ini. Sebelumnya, mereka juga kandas di Piala Super Italia dari Inter Milan.

Di Liga Italia, Juventus terlempar dari perebutan Scudetto. Si Nyonya Tua harus akui kedigdayaan Inter!

Soccer Football - Coppa Italia - Final - Juventus v Inter Milan - Stadio Olimpico, Rome, Italy - May 11, 2022 Inter Milan's Edin Dzeko celebrates winning the Coppa Italia with the trophy REUTERS/Alberto LingriaJuara Coppa Italia, Inter Bungkam Juve (Reuters)

Hal tersebut diungkapkan pemain senior Juventus, Giorgio Chiellini. Menurutnya, Inter Milan memang tim kuat di musim ini.

"Kami kalah tiga kali dari empat laga menghadapi mereka musim ini. Mereka membuktikan diri sebagai tim yang kuat," ujarnya dilansir dari Sky Sports Italia.

"Inter memang lebih banyak menguasai bola, tapi kami rasanya lebih banyak punya peluang. Ini mengecewakan," sambungnya.

Giorgio Chiellini yang akan cabut dari Juventus di musim panas ini karena kontraknya habis menutup, Juve harus segera bangkit dan kembali mempunyai rasa lapar untuk menangi gelar. Jika tidak, siap-siap puasa trofi lagi musim depan!

"Dibutuhkan lebih dari sekedar kualitas dan tim ini kehilangan sesuatu dalam hal determinasi, rasa lapar yang menjadi ciri Juve selama bertahun-tahun dan itu perlu ditemukan sesegera mungkin," tutupnya.

(aff/cas)