Origi Mendekat ke Milan, Tes Medis Usai Final Liga Champions

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 19 Mei 2022 19:00 WIB
KIRKBY, ENGLAND - APRIL 26: (THE SUN OUT. THE SUN ON SUNDAY OUT) Divock Origi of Liverpool during a training session at AXA Training Centre on April 26, 2022 in Kirkby, England. (Photo by John Powell/Liverpool FC via Getty Images)
Divock Origi akan meninggalkan Liverpool lalu bergabung AC Milan di musim depan. (Foto: Liverpool FC via Getty Images/John Powell)
Milan -

Divock Origi akan berkostum AC Milan di musim depan. Origi dijadwalkan menjalani tes medis setelah final Liga Champions, akhir bulan ini.

Striker Belgia itu dipastikan akan meninggalkan Liverpool sebagai free agent usai kontraknya yang habis pada Juni nanti tidak diperpanjang. Origi baru 18 kali dimainkan di seluruh kompetisi musim ini yang berarti gagal mencapai persyaratan jumlah penampilan minimum agar kontraknya bisa diperbarui secara otomatis.

Milan dan Origi dikabarkan sudah menggelar negosiasi sejak Maret. Pelatih Rossoneri Stefano Pioli menginginkan penyerang berusia 27 tahun itu karena piawai dimainkan sebagai winger atau striker, sesuai dengan keinginannya memperkuat dua area tersebut.

Jurnalis Calciomercato Daniele Longo melaporkan, Origi akan lebih dulu memperkuat Liverpool saat menghadapi Real Madrid di Stade de France pada Minggu (29/5/2022) dinihari WIB. Setelah itu Origi akan bebas pergi ke Milan untuk melakoni pemeriksaan medis.

Disebutkan pula bahwa Origi akan dikontrak Milan berdurasi tiga tahun. Selain itu Origi bakal menerima bayaran sebesar 4 juta euro (Rp 61,6 miliar) per musim, lebih tinggi dibanding gaji yang diterimanya sekarang di Liverpool sekitar 3,6 juta euro per musim.

Divock Origi digaet Liverpool dari Lille pada musim panas 2014. Origi menghabiskan enam musim bersama the Reds dengan mengemas 41 gol dan 18 assist dalam 175 penampilan di seluruh kompetisi.

Origi telah memenangi enam gelar juara bersama Liverpool, di antaranya Premier League, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Champions. Meski berstatus sebagai pemain pelapis, Origi dikenal sebagai supersub, di mana salah satu golnya yang dicetak ke gawang Tottenham Hotspur memastikan si Merah juara Eropa pada 2019.

(rin/krs)