ADVERTISEMENT

Juara di Mana-mana, Mourinho Tetap Lapar Gelar

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 21 Jun 2022 18:40 WIB
ROME, ITALY, MAY 26:
Roma football team√Ęs head coach Jose Mourinho waves to fans aboard a double-decker open bus to celebrate the victory of the UEFA Conference League the day after the final match won against Feyenoord, in Rome, Italy, on May 26, 2022. Roma defeated Feyenoord 1-0 in Tirana, Albania, on May 25. (Photo by Riccardo De Luca/Anadolu Agency via Getty Images)
Rasa lapar gelar Mourinho tak lekang oleh waktu. (Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)
Jakarta -

Jose Mourinho hampir selalu memberikan trofi ke tim yang dilatihnya. Bergelimang sukses, pelatih AS Roma itu menegaskan masih selalu lapar gelar.

Jose Mourinho membuktikan sentuhan suksesnya di AS Roma musim lalu. Giallorossi yang belum pernah juara lagi sejak 2008 dibawanya memenangi UEFA Conference League.

Sejak menanjak bersama Porto dan menjuarai Liga Champions, Mourinho nyaris selalu memberikan trofi untuk tim polesannya. Ia juara bersama Chelsea dalam dua periode, lalu bersama Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United.

Hanya Tottenham Hotspur yang tak sempat merasakan juara di bawah arahannya. Tapi itu juga tak lepas dari keputusan kontroversial manajemen The Lilywhites memecatnya beberapa hari sebelum final Piala Liga Inggris 2021.

Menuju 60 tahun, Mourinho menegaskan dirinya tak berubah apapun kecuali fisik. Ia menikmati tekanan dan tantangan di sepakbola, dan tetap merasa lapar sukses.

"Saya mencoba untuk tak terlalu merasakan tekanan di pekerjaan saya. Saya rasa saya punya hubungan yang sehat dengan stres. Untuk tak merasakannya sama sekali itu tidak bagus, sama seperti terlalu merasakannya," ungkapnya kepada Forbes dikutip Football Italia.

"Jadi penting untuk punya keseimbangan yang bagus, sebagaimana punya pengalaman untuk menghadapinya. Saya rasa kunci untuk sukses adalah untuk tak pernah merasa senang dengan apa yang Anda punya."

"Ketika Anda memenangi beberapa medali, Anda mau lebih. Ketika Anda mencetak gol, Anda mau lebih banyak lagi."

"Semuanya berkutat di 'ingin lebih lagi'. Tak pernah cukup. Perasaan ini tak ada kaitannya dengan usia, itu urusannya dengan karakter," imbuhnya.



Simak Video "AC Milan Tumbangkan AS Roma dengan 2-1"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT