ADVERTISEMENT

Koulibaly Serang Presiden Napoli: Hormati Para Pemain Afrika!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 04 Agu 2022 08:00 WIB
LAS VEGAS, NV - JULY 15:  Kalidou Koulibaly poses for a portrait as is unveiled as a Chelsea player on July 15, 2022 in Las Vegas, Nevada. (Photo by Chelsea FC via Getty Images.
Kalidou Koulibaly mengecam mantan bosnya di Napoli, Aurelio De Laurentiis. (Foto: Chelsea FC via Getty Images/Chelsea FC)
Naples -

Kalidou Koulibaly mengecam presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, yang tak mau lagi merekrut pemain Afrika. Dia meminta De Laurentiis bersikap hormat.

De Laurentiis baru-baru ini bikin geger karena ucapannya. Pria 73 blak-blakan tidak mau Napoli merekrut pemain Afrika lain.

Ada alasan tersendiri mengapa De Laurentiis kecewa dengan para pemain Afrika. Dia kecewa karena pemain-pemain tersebut tampil membela tim nasional di Piala Afrika (AFCON) pada saat kompetisi Eropa memasuki pertengahan musim.

Napoli pernah merasakan ketika tiga pemainnya absen lantaran mengikuti Piala Afrika 2021. Ketiganya yakni Kalidou Koulibaly (Senegal), Anguissa Andre Zambo (Kamerun), serta Victor Osimhen (Nigeria).

"Saya bilang ke mereka, jangan bicarakan pemain Afrika lagi. Saya cinta mereka, tapi mereka harus menandatangani sesuatu yang memastikan mereka akan absen dari Piala Afrika, atau kalau tidak antara turnamen itu, kualifikasi Piala Dunia di Amerika Selatan, pemain-pemain ini tidak pernah bisa dimainkan," kata De Laurentiis, dikutip dari Football Italia.

"Kami orang bodoh yang membayar gaji hanya untuk mengirim mereka ke penjuru dunia bermain buat orang lain," ucapnya.

Tidak sedikit insan sepakbola yang mengkritik ucapan Aurelio De Laurentiis. Salah satu yang bersuara yakni Kalidou Koulibaly, eks Napoli yang kini berseragam Chelsea.

Koulibaly menuding De Laurentiis tidak menghormati para pemain Afrika yang ingin bermain untuk tim nasional. Menurutnya, para pemain Afrika mewakili negaranya masing-masing ketika berkarier di Eropa.

"Terserah dia. Bagi saya, yang terpenting adalah menghormati semua orang. Saya selalu respek dengan orang-orang. Ketika saya bermain di sana, saya juga bermain untuk Senegal, dan saya memenangkan AFCON ketika saya bermain di Napoli," tutur Koulibaly.

"Memang benar itu adalah momen yang sulit bagi mereka ketika kami pergi ke AFCON, tetapi kami memenangkan itu dan saya sangat senang hari ini. Kami juga harus menghormati tim nasional. Dalam hemat saya, Anda tidak dapat berbicara tentang tim nasional Afrika seperti itu."

Koulibaly juga menegaskan ucapan mantan bosnya itu tidak mewakili Napoli secara keseluruhan. Sepengalaman dirinya, masyarakat kota Napoli menjunjung rasa hormat amat tinggi.

"Anda harus memiliki rasa hormat seperti yang Anda miliki untuk tim nasional lainnya. Sebagai kapten Senegal, saya pikir itu bukan cara yang baik untuk berbicara tentang tim nasional Afrika, tetapi saya menghormati apa yang dia pikirkan. Jika dia berpikir tim bisa bermain tanpa pemain Afrika, itu terserah dia," Koulibaly menuturkan.

"Namun saya pikir tidak semua orang di klub memiliki ide yang sama dengannya. Saya tahu semua orang di sana, saya tahu para fans dan suporter tidak berpikir seperti itu."

"Terserah dia, tapi itu bukan ide masyarakat, karena kota Napoli menjunjung rasa hormat. Itu hanya pemikiran dia saja, bukan yang dipikirkan kota atau masyarakat," demikian kata Kalidou Koulibaly.



Simak Video "Masalah Bisnis! Alasan Tuchel Dipecat Chelsea"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT