ADVERTISEMENT

Dybala Curhat, Tinggalkan Juventus demi Masa Depan Lebih Baik

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 22 Sep 2022 08:20 WIB
ROME, ITALY - AUGUST 30: Paulo Dybala of AS Roma celebrates after scoring goal 1-0  during the Serie A match between AS Roma and AC Monza at Stadio Olimpico on August 30, 2022 in Rome, Italy. (Photo by Silvia Lore/Getty Images)
Paulo Dybala berseragam AS Roma. (Foto: Getty Images/Silvia Lore)
Roma -

Paulo Dybala mengakui masa-masa terakhirnya di Juventus amat sulit. La Joya memutuskan pindah ke AS Roma demi menyongsong masa depan lebih baik.

Dybala meninggalkan Juventus pada akhir musim 2021/2022. Kontraknya di Allianz Stadium berakhir dan Bianconeri tak memberinya perpanjangan kerja sama.

Masa-masa akhir Dybala di Juventus memang bisa dibilang kurang menyenangkan. Dia terpinggirkan sejak kedatangan Dusan Vlahovic, hingga tak masuk rencana jangka panjang Si Nyonya Tua.

Paulo Dybala legowo menyudahi tujuh tahun pengabdiannya di Juventus dan bergabung ke AS Roma pada musim panas 2022. Pemain Argentina itu datang dengan status bebas transfer dan diikat kontrak tiga tahun.

Dybala menemukan kembali kepercayaan dirinya kala membela Roma. Penyerang 28 tahun tersebut sudah mengumpulkan 4 gol dan 2 assist dari 8 pertandingan di semua kompetisi.

Performa oke tersebut disyukuri Dybala. Dia merasa sudah mengambil keputusan tepat dengan meninggalkan Juventus menuju Roma.

"Ya, beberapa tahun terakhir di Juventus cukup sulit, perubahan membuat saya baik. Mourinho menelepon saya dan dalam beberapa menit saya ambil keputusan," kata Dybala, dilansir dari Football Italia.

TURIN, ITALY - MAY 16: Paulo Dybala of Juventus greets fans as he leaves the pitch after being replaced during the Italian Serie A football match between Juventus and Lazio at the Allianz Stadium in Turin, Italy on May 16, 2022. (Photo by Isabella Bonotto/Anadolu Agency via Getty Images)Paulo Dybala semasa berseragam Juventus. (Foto: Anadolu Agency via Getty Images)

"Dia serta direktur klub berbicara kepada saya tentang proyek, serta keinginan untuk terus menang seperti yang mereka lakukan tahun lalu. Menjadi protagonis di tim seperti itu sangat membantu saya," sambungnya.

"Sambutan para penggemar luar biasa. Ketika Anda memasuki stadion, Anda bersama satu tim Anda dan tak merasa sendirian, itu tak pernah terjadi pada saya sebelumnya. Fans Roma mirip dengan pendukung Argentina dalam hal gairah. Berbeda dari lingkungan Juventus, lebih seperti Argentina," Paulo Dybala mengungkapkan.



Simak Video "AC Milan Tumbangkan AS Roma dengan 2-1"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT