ADVERTISEMENT

Deulofeu Bawa Zebra Kecil Terus Berlari

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 30 Sep 2022 09:00 WIB
Udineses Gerard Deulofeu portrait in action during the italian soccer Serie A match Udinese Calcio vs Inter - FC Internazionale on September 18, 2022 at the Friuli - Dacia Arena stadium in Udine, Italy (Photo by Ettore Griffoni/LiveMedia/NurPhoto via Getty Images)
Gerard Deulofeu bawa Udinese bikin kejutan di awal musim ini (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Udinese tampil mengejutkan di awal Serie A musim ini. Gerard Deulofeu jadi sosok kunci Zebra Kecil terus berlari.

Udinese menggebrak di awal musim ini dengan duduk di peringkat ketiga Serie A. Mereka mengumpulkan 16 angka hanya terpaut satu poin dari Atalanta dan Napoli di urutan teratas.

Le Zeberette begitu produktif dengan bikin 15 gol. Mereka menjadi tim paling subur di Serie A saat ini bersama dengan Napoli.

Mereka juga sukses membungkam dua tim besar yaitu AS Roma dan Inter Milan. Mereka menumbangkan Roma dengan 4-0 sedangkan Inter ditaklukkan 3-1.

Kekuatan utama pasukan Andrea Sottil adalah efektivitas. Mereka memang tak terlalu banyak menguasai bola tapi begitu mematikan di wilayah pertahanan lawan.

Dikutip dari WhoScored, Udinese hanya mencatatkan rata-rata penguasaan bola 44,3 persen (terburuk ketiga di Serie A). Meski demikian, mereka memiliki rataan akurasi umpan tertinggi di wilayah lawan dengan 29 persen bersama dengan Hellas Verona dan Fiorentina menurut The Analyst.



Pemain yang punya peran kunci dalam efektivitas permainan Udinese ini adalah Gerard Deulofeu. Bermain sebagai nomor 10, ia menjadi motor serangan utama Udinese.

Pria asal Spanyol ini telah membuat lima assist (terbanyak di Serie A bersama Sergej Milinkovic -Savic). Deulofeu juga menjadi pemain yang paling sering mengkreasi peluang dengan 24 kali menciptakan umpan kunci.

Karier Deulofeu kembali mencuat bersama Udinese usai tak konsisten di tim-tim sebelumnya. Deulofeu sempat digadang-gadang sebagai salah satu produk La Masia yang menjanjikan kala membela Barcelona. Namun, performanya kemudian naik turun menyebrang ke beberapa klub seperti Everton, Sevilla, AC Milan, Watford hingga membaik di Udinese.

Deulofeu sendiri enggan berekspektasi banyak soal torehan Udinese. Fokusnya saat ini adalah terus bekerja keras membawa Zebra Kecil tampil optimal di setiap laga.

"Saya tidak tahu dan saya harap saya tidak pernah tahu, satu-satunya hal yang saya tahu adalah bahwa kami harus berlari di setiap pertandingan seperti yang kami lakukan sekarang, jika tidak, kami tidak akan menang. Kami adalah tim yang rendah hati dan pekerja keras," ujar Deulofeu dikutip dari Football Italia.

[Gambas:Opta]



Simak Video "AC Milan Tumbangkan AS Roma dengan 2-1"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/aff)

ADVERTISEMENT