'Inter Tetap yang Terbaik'
Kamis, 19 Apr 2007 06:47 WIB
Milan - AS Roma meraih sukses dengan menunda pesta juara sekaligus memupus rekor tak pernah kalah Inter Milan. Tapi buat Luciano Spalletti, hasil itu tak mengubah status Nerazzurri sebagai yang terbaik.Di Giuseppe Meazza, Kamis (19/4/2007), Roma meraih hasil mengejutkan saat berhasil menundukkan Inter dengan skor 3-1. Mengejutkan karena kemenangan tersebut untuk sementara menunda pesta scudetto yang sudah disiapkan tuan rumah. Lebih jauh lagi kemenangan tersebut sekaligus memupus rekor tak pernah kalah Inter di kompetisi lokal sepanjang musim ini yang sudah sampai angka 31.Jadilah Giallorossi untuk sementara menjadi satu-satunya tim Italia yang mampu menundukkan Inter. Padahal dalam dua pertemuan sebelumnya sepanjang musim ini -- di paruh pertama musim dan di final Coppa Italia -- Francesco Totti cs selalu dipaksa menelan kekalahan."Haruskah saya menghibur Mancini atas hasil ini? Harusnya dialah yang menghibur saya. Soalnya apa yang kami lakukan dengan menunda scudetto mereka justru akan membuat pesta tersebut menjadi lebih baik dengan lebih banyak orang datang dan suasana yang lebih heboh," ungkap Spalletti seperti diberitakan Channel4.Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Spalletti tentu mengaku sangat puas. Namun ia mengingatkan jika pun Inter punya penampilan sebagus laga dinihari tadi maka belum tentu mereka bisa menandinginya."Kami mungkin akan punya kesempatan lebih besar berebut scudetto jika kami mampu bermain seperti ini sejak awal musim. Tapi melihat bagaimana Inter menjalani musim ini saya ragu akan ada banyak perbedaan. Mereka berhak atas segala gelar yang mereka dapat musim ini," tegas Spalletti.Selain kemenangan 3-1 atas musuh yang selama ini selalu mengunggulinya itu, Roma juga mendapat keuntungan besar lain atas hasil tersebut. Dengan keunggulan 11 poin atas Lazio di tempat ketiga, Roma berarti berpeluang besar lolos otomatis ke Liga Champions musim depan. Apalagi keduanya masih akan saling berhadapan pekan depan."(Kemenangan yang) sangat penting, hasil pertandingan ini tak akan pernah Anda ketahui hasilnya. Terutama kami masih harus menghadapi Lazio yang tampil sangat baik di paruh kedua musim," pungkas pelatih 48 tahun itu. (din/lom)











































