Cassano menodai permainan gemilangnya saat Sampdoria bermain 2-2 melawan Torino. Mencetak satu gol yang menghindarkan Il Samp dari kekalahan, ia mengakhiri pertandingan dengan memalukan.
Dalam sebuah insiden ketegangan di menit 87, Cassano diberi kartu kuning kedua oleh wasit, yang berarti kartu merah. Diduga ia melontarkan kata-kata yang tidak patut kepada sang pengadil lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan penyesalan dilontarkan kemudian oleh Cassano, yang beberapa waktu lalu mengklaim mulai bisa lebih dewasa dalam bersikap di lapangan. Permintaan maaf pun ia deklarasikan.
"Hampir segera saya menyadari bahwa saya telah melakukan sesuatu yang sangat bodoh. Di akhir pertandingan saya minta maaf untuk semuanya, fans, dan rekan-rekan setim. Saya juga telah menjelaskan apa yang terjadi dengan Pierluigi Collina," tuturnya seperti dikutip Football Italia.
Collina terbawa-bawa dalam insiden tersebut karena dia dicaci-maki dan dicemooh oleh suporter Sampdoria saat Cassano digelandang ke luar lapangan. Wasit legendaris itu hadir di Luigi Ferraris tentu saja dalam kapasitasnya sebagai ketua wasit sepakbola Italia.
"Kami minta maaf kepada Collina, tapi untunglah (gangguan) itu hanya berupa aplaus ironis dan tidak ada reaksi kekerasan," ujar diretur umum Sampdoria Giuseppe Marotta.
Komisi disiplin Liga Italia menyatakan akan mengevaluasi semua insiden tersebut, dan akan mengambil aksi. Namun mereka telah mengetahui bahwa Cassano dan Sampdoria sudah minta maaf pada Collina.
(a2s/key)











































