Kunci Kebangkitan Inter Pasca Tersandung

Kunci Kebangkitan Inter Pasca Tersandung

- Sepakbola
Senin, 03 Mar 2008 11:09 WIB
Kunci Kebangkitan Inter Pasca Tersandung
Jakarta - Catatan Inter Milan akhirnya ternoda setelah Napoli memberikan kekalahan pertama musim ini dan membuat AS Roma merapat. Nyaris genap setahun di musim lalu, Inter juga mengalami kekalahan pertama namun akhirnya tetap jadi juara.

Hampir setahun lalu, tepatnya pada 19 April 2007, Inter mencatatkan kekalahan pertama dan satu-satunya di musim itu. Kekalahan relatif lebih menohok dibanding atas Napoli musim ini, karena tiga angka direnggut Roma yang belakangan jadi rival berat Nerazzuri, dan terjadi di Giuseppe Meazza, markas kebanggaan "Si Biru Hitam".

Akan tetapi apa yang terjadi setelahnya? Inter tetap mampu melaju dan jadi juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Inter memang sudah satu kali kalah. Namun tak bisa dibantah kalau pasukan Roberto Mandini itu masih tetap jadi favorit juara, karena faktanya mereka masih memuncaki klasemen dengan selisih enam angka dari Roma.

Memang, masalah selisih angka ini berbeda dengan musim lalu sehingga tak otomatis bisa ditarik garis lurus. Musim lalu kekalahan pertama Inter dituai ketika mereka sudah berada di ambang juara, dengan selisih angka yang jauh lebih lebar dari Roma. Namun bukankah semangat kebangkitan yang sama bisa diusung tim Javier Zanetti cs?

Satu hal yang pasti, musim lalu La Beneamata tetap jadi juara meski terpeleset di bulan April, dan hal serupa tentu diusung setelah bulan Maret ini mereka tersandung. Mereka pasti berharap sandungan kali ini tak membuat mereka terjerembab sehingga kehilangan mahkota juara. Kuncinya? Tentu ada pada skuad Inter sendiri.

"Malam ini adalah salah satu malam yang dimulai dengan buruk dan tak berakhir dengan baik. Kini kami harus bekerja dan tetap tenang, dan maju ke depan. Sekarang semuanya tergantung pada kami. Kami bisa menjaga keunggulan jika tetap tenang dan bisa kembali memainkan beberapa pemain yang cedera, dan (lantas) berjuang sampai hari terakhir musim kompetisi," tegas Mancio, kepada situs resmi timnya, Senin (3/3/2008).

Jawaban dari mampu tidaknya Inter menjalankan instruksi, sekaligus harapan, Mancio tersebut tentu ada di 12 laga sisa Seri A.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads