Hasil 1-1 memang sudah cukup buat Roma untuk menyusul Inter yang pada laga semifinal lainnya kemarin menundukkan Lazio dengan 2-0. Berbekal kemenangan 1-0 di leg pertama, skuad besutan Luciano Spaletti unggul agregat 2-1.
Final Inter vs Roma merupakan laga ulangan dalam tiga tahun terakhir. Dari tiga laga tersebut Inter memenangi dua pertemuan pertama sementara Roma kebagian satu gelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usaha Roma menggedor pertahanan Catania membuahkan hasil di menit 27 melalui Alberto Aquilani. Dengan dingin dia mengarahkan bola ke dalam gawang dan memperdaya kiper Bizzarri.
Catania yang kini masih berjuang menjauhi zona degradasi langsung bereaksi dengan gol tersebut. Dua menit berselang Cristian Silvestri mampu menyamakan kedudukan saat tandukannya meneruskan umpan tendangan bebas tak sampai dijangkau Curci.
Tiga menit sebelum turun minum Roma kembali memiliki peluang lewat tendangan voli Ludovic Giuly namun masih melayang di atas mistar. Sementara tendangan Mascara saat berdiri dalam posisi menguntungkan juga cuma melebar dari gawang Roma.
Memasuki menit 57 sebuah peluang dari Perrotta saat meneruskan umpan Cicinho dihentikan tiang gawang. Sedangkan usaha tuan rumah untuk membalas kekalahan di leg pertama lalu tak kunjung membuahkan hasil karena beberapa peluang yang dimiliki gagal dilanjutkan menjadi gol.
Susunan Pemain
Catania: Bizzarri, Silvestri, Silvestre, Sottil, Alvarez, Izco, Edusei, Biagianti (Baiocco 56), Colucci (Gazzola 60), Mascara, Pia (Iannelli 85)
Roma: Curci, Cicinho, Cassetti, Panucci, Antunes, Brighi, De Rossi (Mancini 79), Giuly (Esposito 64), Aquilani, Perrotta (Tonetto 76), Vucinic (din/ian)











































