Inter mengawali hat-trick scudetto pada musim 2005/06. Ketika itu Juventus, sang pemilik titel, tesandung kasus calciopoli sehingga gelarnya dicopot dan diserahkan kepada La Beneamata selaku pemegang posisi tertinggi setelah poin Juve dan AC Milan dikurangi.
Musim berikutnya Inter begitu superior. Mereka memastikan diri menjadi juara Seri A sebelum musim kompetisi berakhir. Namun, pada musim lalu mereka harus berjuang hingga partai terakhir sebelum merengkuh scudetto mereka yang ke-16. Dengan fakta tersebut, ditambah klub-klub lain juga tengah membangun ulang kekuatan, Zanetti memprediksikan Seri A musim depan tak akan berjalan dengan mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memprediksikan Roma, Juventus, dan Fiorentina akan menyulitkan kami. Roma adalah tim yang sangat konsisten, Juventus tengah membangun skuad yang solid, dan Fiorentina dipimpin oleh seorang ahli taktik yang sangat pintar," tukasnya.
Lalu, mengapa Zanetti tidak memasukkan nama Milan sebagai tim yang patut diwaspadai? Pemain asal Argentina itu menganggap Rossoneri masih harus mendatangkan beberapa pemain lagi untuk bisa berkompetisi dengan klubnya.
"Itu semua tergantung kepada bagaimana mereka membangun kekuatan mereka. Jika beberapa pemain penting jadi datang, maka barulah mereka bisa berkompetisi dengan kami," pungkasnya.
(roz/din)











































