Spanduk bernada menghina tersebut terpampang di stadion kandang Inter saat keduanya bertarung di Seri A pada bulan Oktober tahun lalu. Selain itu, ada pula spanduk yang mengatakan, "sampai jumpa penderita kolera".
Hinaan-hinaan tersebut dilakukan terkait dengan persoalan menumpuknya sampah yang membusuk di jalan-jalan kota Napoli. Seperti dilansir Reuters, Raffaele Di Monda, pengacara tifosi yang tidak disebutkan namanya itu, mengaku kliennya 'terhina dan disakiti' dengan adanya kalimat-kalimat di Meazza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan hukuman kedua yang diterima Inter dalam kasus yang sama. Lega Calcio sebelumnya secara paksa sudah menutup sektor stadion di mana spanduk itu terpampang untuk pertandingan kandang Nerazzurri selanjutnya.
Tentang hukuman dari Pengadilan Napoli tersebut, Inter menyatakan akan mengajukan banding karena menilai Pengadilan Napoli tidak memiliki kewenangan untuk menyidangkan kasus ini.
(arp/krs)











































