Dalam laga tunggal semifinal yang dipanggungkan di LTU Arena, Duesseldorf, Rabu (22/4/2009) dinihari WIB, kedua kesebelasan bermain 1-1 selama 90 menit dan memaksa extra time digelar.
Seperti dilansir Reuters, pertandingan berjalan datar dengan Mainz menerapkan disiplin tinggi dalam bertahan. Ini membuat tim Divisi 2 itu sanggup mengimbangi Leverkusen yang lebih diunggulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol ini bermula dari tendangan deras Renato Augusto yang tidak secara sempurna diamankan kiper Dimo Wache. Charisteas dengan tenang menyontek bola masuk ke gawang Mainz.
Pertarungan harus diseret ke perpanjangan waktu karena Mainz sukses menyamakan skor jadi 1-1 di menit 88. Aristide Bance menjebol jala Leverkusen yang dikawal Rene Adler dengan sundulannya.
Di perpanjangan waktu, tepatnya di menit 93, Arturo Vidal kembali membawa Leverkusen memimpin. Simon Rolfes menjauhkan Leverkusen dengan gol yang dicetaknya melalui tendangan terukur di menit 104.
Michal Kadlec menyemen satu posisi di final bagi tim racikan Bruno Labbadia itu dengan golnya di menit 117. Kadlec melakukan aksi solo run, mengitari Wache sebelum menceploskan kulit bundar ke gawang kosong.
Di final, Leverkusen akan menghadapi pemenang partai semifinal lainnya antara Hamburg SV menghadapi Werder Bremen yang bakal dilangsungkan di Hamburg, Kamis (24/4) dinihari WIB.
Susunan pemain
Leverkusen: Adler; Henrique, Haggui, Friedrich, Kadlec; Augusto (Castro 115), Rolfes, Vidal, Kroos (Barnetta 69); Kiessling, Helmes (Charisteas 70)
Mainz: Wache; Hoogland, Noveski, Svensson, Loew (Bogavac 85); Pekovic, Feulner (Heller 65), Neustaedter (Baljak 85), Amri; Karhan, Bance
(arp/a2s)











































