Ballack Ingin Beri Piala buat Leverkusen

Ballack Ingin Beri Piala buat Leverkusen

- Sepakbola
Rabu, 18 Agu 2010 12:07 WIB
Jakarta - Terbuang dari Chelsea, Michael Ballack kembali ke klub yang mengangkat namanya, Bayer Leverkusen. Gelandang berpengalaman itu ingin memberikan piala buat Leverkusen.

Menjelang musim 2010-11 yang akan dimulai akhir pekan ini, Ballack melakukan wawancara dengan ESPN Soccernet. Berikut adalah nukilan wawancara pemain berusia 33 tahun itu.

T: Apakah Anda terkejut berada kembali di Bundesliga musim ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

J: Sedikit. Saya akan sangat senang mengakhiri karir di Chelsea, salah satu klub top Liga Inggris dan Eropa, dan saya mengakui mereka adalah opsi utama saya saat kontrak saya usai akhir musim lalu. Saya sedikit kecewa saat kami tidak bisa menyepakati kontrak baru karena di suatu titik, saya pikir kami akan mencapainya. Sampai beberapa waktu belakangan, bermain lagi di Bundesliga tidak terpikirkan sama sekali, tapi sekarang di sinilah saya.

Siapa yang memutuskan Anda untuk pergi dari Chelsea, klub atau manajer Carlo Ancelotti?

Klub. Saya tahu saya didukung pelatih, tapi sayangnya itu tidak terjadi dan saya harus menerima tantangan berikutnya bersama Leverkusen. Saya tidak sakit hati kepada Chelsea dan berharap mereka terus menang. Ancelotti adalah pengorganisasi yang cemerlang, mereka punya kemampuan sepakbola yang bagus, kekuatan fisik dan karakter. Saya melihat mereka sebagai favorit juga di Liga Champions.

Kedengarannya Anda merasa seperti mendapat penolakan setelah dilepas oleh Chelsea. Apakah ini akan menginspirasi Anda di Leverkusen musim ini?

Bukan penolakan, hanya sedikit kekecewaan, karena saya bermain dengan standar yang tinggi di Liga Primer musim lalu. Saya main secara reguler dan saya bangga menjadi bagian dari gelar ganda mereka. Sebagai pemain asing di Liga Inggris, itu lebih memuaskan lagi. Motivasi saya dalam beberapa bulan dan tahun ke depan pasti berbeda.

Bagaimana Anda mengenang karir Anda di Chelsea?

Saya menghabiskan empat tahun yang hebat di sebuah klub yang spesial. Kami memenangi banyak trofi, dengan gelar ganda Liga Primer dan Piala FA yang fantastis musim lalu, dua juara Piala FA lainnya (2007 dan 2009), Piala Liga (2007), membuat saya punya kenangan indah di sana. Sejak saat saya dikontrak tahun 2006, saya diperlakukan dengan sangat baik oleh orang-orang di klub dan di dalam tim selalu ada semangat yang hebat. Kami punya banyak juara di tim, enam atau tujuh kapten timnas, dan aset terbesar kami adalah persatuan. Dengan semua pemain top yang menyimpan ego mereka demi kebaikan tim. Menurut saya, itu cukup unik.

Apa motivasi Anda sekarang?

Pertama, saya sangat ingin membantu Leverkusen memenangi piala. Kedua, saya ingin jadi kapten Jerman di Euro 2012. Melewatkan Piala Dunia tahun ini karena cedera sangat memukul saya dan tidak mungkin saya terima menutup tirai karir dengan cara seperti itu. Saya masih lapar dan saat Anda ditepikan di momen yang salah, maka Anda jadi lebih lapar. Beberapa orang mungkin ingin menghabiskan karirnya di Arab atau di Amerika, tapi tidak dengan saya. Yang diperhitungkan cuma Eropa dan saya tahu saya bisa berkontribusi untuk hal-hal hebat buat Leverkusen.

Wolfsburg dan Schalke juga tertarik pada Anda, kenapa Anda memilih Leverkusen?

Ada peran alasan sentimental. Saya mengalami tiga tahun yang indah sebagai pemain Leverkusen (1999-2002) dan mereka membantu saya mengangkat nama, membuat saya masuk timnas Jerman dan menapak final Liga Champions, meski kami kalah dari Real Madrid tahun 2002. Semua kenangan saya di sana indah dan saya terus mengingat itu saat bernegosiasi dengan klub ini.

Bisakah Leverkusen menjadi juara Bundesliga musim ini?

Saya berharap begitu. Satu faktor kunci saya kembali adalah mereka punya potensi besar. Tim ini berisi pemain-pemain muda cemerlang, mereka bermain sepakbola menyerang dan Jupp Heynckess adalah pelatih bagus dan sangat berpengalaman. Kami juga punya pengetahuan Rudi Voeller di kursi Direktur Teknik. Saya yakin semuanya cukup untuk menuju sukses dan meski Bayern Muenchen adalah favorit alami, kami bisa jadi salah satu yang menyulitkan mereka.

Pada partai pertama, Leverkusen akan langsung menghadapi partai berat dengan bertandang ke markas Borussia Dortmund pada Minggu 22 Agustus.

(arp/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads