sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 05 Sep 2020 21:00 WIB

Pesan Buat Sane: Bayern Beda dari City, Tekanannya Lebih Besar

Mohammad Resha Pratama - detikSport
MUNICH, GERMANY - JULY 13: Leroy Sane of FC Bayern Muenchen battles for the ball during a training session at Saebener Strasse training ground on July 13, 2020 in Munich, Germany. (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images) Leroy Sane harus mewaspadai tekanan besar di Bayern Munich (Getty Images/Alexander Hassenstein)
Munich -

Leroy Sane memang jadi bintang semasa di Manchester City. Tapi, tekanan di Bayern Munich berbeda dengan City dan Sane diminta hati-hati menjaga performanya.

Sane datang dari Manchester City musim panas ini setelah Bayern menebusnya dengan banderol 54,8 juta paun. Pencarian Bayern akan winger cepat dan haus gol pun berakhir sudah dengan kedatangan Sane.

Bukan tanpa alasan jika Bayern begitu ngotot mengejar Sane yang tampil luar bersama City. Sejak digaet dari Schalke 04 pada 2016, Sane membuat 39 gol dari 135 penampilan dan mempersembahkan dua gelar Premier League, dua gelar Piala Liga Inggris, dan satu Piala FA.

Dia juga berperan besar dalam hadirnya treble winners lokal dua musim lalu di Etihad Stadium. Cuma sayang, cedera ligamen lutut di Community Shield 2019 membuatnya harus absen sepanjang musim.

Maka dari itu Sane meminta cabut lebih cepat dari City untuk memuluskan proses adaptasi di Bayern. Sane tahu kalau dia akan sangat diandalkan oleh pelatih Hansi Flick musim depan dan jersey nomor 10 yang diberikan jadi bukti.

Meski demikian, Leroy Sane diwanti-wanti kalau ekspektasi Bayern terutama fans kepadanya akan sangat besar. Pertama, Sane datang dari City yang bermain di liga yang katanya paling kompetitif, Premier League, dan kedua, Bayern dituntut untuk mempertahankan tiga gelar yang direbut musim ini.

Serta yang paling utama adalah Bayern merupakan kekuatan besar di Jerman dan setiap pemain wajib tampil bagus mengingat persaingan begitu ketat.

"FC Bayern itu klub spesial, selalu ada yang spesial di sana," ujar mantan pemain Bayern, Mehmet Scholl, kepada Bild.

"Levelnya berbeda, tekanannya berbeda. Sebagai pemain muda, Anda harus hati-hati," sambung Scholl yang memperkuat Bayern sedari 1992 hingga 2007 itu.

"Akan sangat sulit jika Anda tampil dengan penuh arogan."

"Bahasa tubuhnya masih kurang oke, serta posturnya. Anda harus memberinya waktu untuk beradaptasi dengan Bayern. Setelah itu, dia bisa jadi bintang besar."



Simak Video "Kedatangan Sane Bikin Sayap Bayern Makin Ngeri!"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com