Schalke Degradasi, Suporter Serang Pemain

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 21 Apr 2021 21:30 WIB
BIELEFELD, GERMANY - APRIL 20: Sead Kolasinac, Klaas Jan Huntelaar and Goncalo Paciencia of FC Schalke 04  react during the Bundesliga match between DSC Arminia Bielefeld and FC Schalke 04 at Schueco Arena on April 20, 2021 in Bielefeld, Germany. Sporting stadiums around Germany remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Frederic Scheidemann/Getty Images)
Schalke 04 degradasi, para pemain diserang suporter (Getty Images/Frederic Scheidemann)
Gelsenkirchen -

Amarah suporter tak bisa dibendung lagi setelah Schalke 04 dipastikan degradasi. Fans lantas menyerang para pemain The Royal Blues. Waduh!

Schalke turun kasta dari Bundesliga usai kalah 0-1 dari Arminia Bielefeld, Rabu (21/4/2021) dini hari WIB. Dengan baru mengoleksi 13 poin dan menyisakan 4 pertandingan, Schalke bahkan akan tetap menjadi juru kunci sekalipun memenangi sisa laga.

Sebab, Cologne yang berada di urutan ke-17 sudah mengumpulkan 26 poin. Mereka cuma menang dua kali sepanjang musim ini, mengalami lima kali pergantian pelatih, dan tidak pernah keluar dari juru kunci!

Ini jadi puncak dari penampilan buruk mereka dalam tiga tahun belakangan. Padahal Schalke sempat lolos ke perempatfinal Liga Champions pada 2018/2019.

Wajar jika suporter kecewa betul melihat performa Schalke musim ini, terlebih klub tidak pernah terdegradasi sejak 1991. Persoalan keuangan karena menunggak utang 217 juta euro makin memperparah kondisi Schalke.

Maka dari itu suporter Schalke langsung meluapkan kekesalannya kepada para pemain yang baru tiba di stadion Veltins Arena malam harinya. Dari video yang viral di media sosial, ada sekumpulan fans Schalke yang mekonfrontasi para pemain.

Mereka bahkan mengejar para pemain di area stadion. Dari laporan kepolisian Gelsenkirchen, ada sekitar 500-600 orang yang menunggu tim di Veltins Arena dan ketika para pemain meninggalkan arena, bus yang ditumpangi dilempari telur plus dicaci-maki.



"Pihak kepolisian dengan kekuatan penuh di area kejadian mampu meredam ketegangan yang ada, sehingga tidak merembet. Investigasi akan dilakukan karena ini merupakan tindak kriminal," ujar pernyataan resmi kepolisian Gelsenkirchen yang dikutip ESPN.

Menurut laporan WAZ, para pemain tidak mengalami luka berat dan hanya mendapat memar-memar akibat serangan fans. Schalke mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan para suporternya itu.



"Perbuatan ini sudah berlebihan. Meski dipahami adanya rasa kekecewaan dan frustrasi karena terdegradasi ke Bundesliga 2, klub sangat tidak pernah menerima adanya tindak kekerasan fisik yang bisa berisiko kepada pemain dan staf. Sayangnya hal itu terjadi semalam karena aksi segelintir orang."

Ketika Schalke 04 dirundung masalah, fan Borussia Dortmund yang merupakan rival abadinya malah merayakan degradasi tersebut dengan menyalakan kembang api di luar Veltins Arena.

(mrp/ran)