Performa Upamecano Membaik berkat Rekrut Guru Vokal, kok Bisa?

ADVERTISEMENT

Performa Upamecano Membaik berkat Rekrut Guru Vokal, kok Bisa?

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 29 Sep 2022 11:40 WIB
MUNICH, GERMANY - SEPTEMBER 13: Dayot Upamecano of Bayern Muenchen looks on during the UEFA Champions League group C match between FC Bayern M√ľnchen and FC Barcelona at Allianz Arena on September 13, 2022 in Munich, Germany. (Photo by Roland Krivec/DeFodi Images via Getty Images)
Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images
Munich -

Dayot Upamecano merekrut guru vokal untuk meningkatkan performanya bersama Bayern Munich. Apa penyebabnya?

Bayern Munich rela mengeluarkan dana 42 juta euro untuk merekrut Dayot Upamecano dari RB Leipzig pada musim panas 2021. Ia dianggap sebagai bek tengah paling potensial di Liga Jerman kala itu.

Meski begitu, Upamecano sempat kesulitan beradaptasi di awal kedatangangan di Bayern. Namun, perlahan performanya perlahan mulai membaik dan perannya semakin vital di lini pertahanan Die Roten.

Pada musim ini, Upamecano selalu bermain penuh selama 90 menit untuk Bayern di Liga Jerman. Tempat di jantung pertahanan Timnas Prancis juga berhasil diamankannya.

Salah satu hal yang membuat performa Upamecano terus menanjak ini adalah keinginan kuatnya untuk terus memperbaiki diri. Ia merekrut koki pribadi, pelatih fisik pribadi, dan guru vokal.

Ya, guru vokal. Terlihat aneh seorang pesepakbola untuk merekrut guru vokal, tapi Upamecano punya pertimbangan yang sangat jitu untuk ini. Guru vokal ini punya peran penting untuk meningkatkan kariernya.

Bek 23 tahun ini merekrut penyanyi opera asal Leipzig untuk mengajarinya teknik vokal. Hal tersebut karena Upamecano kerap kali mengalami sakit di pita suaranya sebelum dan sesudah laga.

Kondisi ini jelas mengganggu Upamecano dalam berkomunikasi dengan rekan-raknnya di lini belakang. Jurnalis Jerman, Philipp Kessler, mengungkap itu dalam kicaun di akun Twitternya.

"Upamecano berjuang dengan rasa sakit di pita suaranya sebelum dan sesudah pertandingan. Jadi dia mencari bantuan - dari penyanyi opera dari Leipzig. Dia mengajarinya untuk menggunakan pita suaranya dengan lebih lembut dan pada saat yang sama memiliki lebih volume lebih keras dalam suaranya," tulis Kessler di akun Twitter.

(pur/mrp)

ADVERTISEMENT