Selamatkan Podolski

Selamatkan Podolski

- Sepakbola
Selasa, 22 Jan 2008 15:12 WIB
Selamatkan Podolski
Munich - Jerman sangat bangga ketika Lukas Podolski dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di Piala Dunia 2006. Tapi nasibnya kini di Bayern Munich seperti terkatung-katung.

Jika seorang Podolski mulai akrab dengan bangku cadangan, itu berarti talentanya tersia-siakan. Entah siapa yang salah, tapi keadaan memang sedang sulit buat pemain berusia 22 tahun itu.

Atau barangkali tidak ada yang salah. Sebagai klub elit, Bayern Munich sedang bernafsu membayar kegagalannya musim lalu: tanpa gelar. Untuk itu mereka perlu pemain-pemain terbaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka jika dua penyerang baru mereka konsisten bermain baik dan kompak, kenapa harus dirotasi? Faktanya, Luca Toni dan Miroslav Klose, dua bomber yang lebih matang secara usia dan pengalaman dibanding Podolksi, adalah penyumbang mayoritas gol Hollywood FC sejauh ini.

Podolski? Dia hanya berada di waktu yang salah. Musim lalu dia sering diganggu cedera sehingga performanya medioker. Hanya tujuh gol ia cetak dari 32 pertandingan yang diikutinya di semua kompetisi.

Sialnya, Podolski tak cepat pulih sewaktu Toni-Klose datang ke Allianz Arena. Baru dua gol ia ukir di musim ini dari 14 partai. Tak heran jika pelatih Ottmar Hitzfeld membalikkan keadaan pada pemain kidal itu.

Di sisi lain, pemain yang habis cedera lama dan dimainkan tidak reguler, umumnya sulit kembali dengan cepat. Namun, talenta takkan mati selama dipupuk dan tidak didiamkan. Artinya, Podolski masih punya kesempatan untuk unjuk kualitas.

Jika Bayern hampir pasti tetap menomorsatukan duet "Kloni", maka Podolski punya opsi lain untuk menyelamatkan karirnya untuk jangka pendek, paling tidak agar sentuhannya tidak hilang saat mengikuti Piala Eropa bulan Juni nanti.

Pintu itu kian terbuka setelah Bayern akhirnya sedikit luluh. Jika sebelumnya ngotot tak mau melepas Podolski, kabar terakhir menyebutkan bahwa mereka bersedia meminjamkan jebolan FC Cologne itu, khususnya ke Manchester City yang memang paling serius ingin meminangnya.

"Saya ingin membantu dia untuk Piala Eropa. Kalau kami meminjamkan dia dan semuanya berjalan lancar, berarti kami melakukannya dengan tepat. Lalu kami bisa mendapatkan permainan dia, dan dia kembali pada 1 Juli," ungkap manajer umum Uli Hoeness kepada majalah Kicker.

Bayern memang tak perlu menjual Podolski karena seperti Hoeness bilang, "Klub seperti kami membutuhkan empat penyerang top". Tapi "demi" Podolski, mereka bisa sedikit melonggarkan kebijakan itu, meskipun hanya menyisakan Jan Schlaudraff sebagai pelapis yang cukup bisa diandalkan.

Podolski membangun reputasinya saat masih membela FC Cologne, di mana ia mencetak 51 gol dari total 85 pertandingan. Namanya makin berkibar saat menjadi tandem Klose di Piala Dunia 2006, saat ia mengemas tiga gol.

Permainannya yang gemilang membuat Podolski dinobatkan sebagai pemain muda terbaik turnamen akbar tersebut, menyisihkan antara lain bintang Portugal Cristiano Ronaldo, gelandang Spanyol Cesc Fabregas, dan midfielder Swiss Tranquilo Barnetta.
(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads