Pada musim panas lalu Nakamura disambut publik Spanyol setelah mengikat kontrak dengan Los Periquitos. Suksesnya bersama Celtic di Liga Skotlandia membuat reputasi playmaker Jepang itu terangkat sangat.
Kenyataannya, jangankan dominan, hingga kini Nakamura bahkan belum mantap menjadi starter tim inti Espanyol besutan pelatih Mauricio Pochettino. Selama 15 pekan kompetisi berjalan, pemain kidal 31 tahun itu baru 10 kali turun ke lapangan, dan hanya enam kali dari menit pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir pekan lalu ia tidak dilibatkan dalam laga Espanyol melawan Almeria. Dari situ tertangkap "celetukan" Nakamura bahwa dia harus "memikirkan sesuatu". Pers langsung berspekulasi bahwa dia ingin pindah klub. Benarkah demikian?
"Bukan itu maksudku," tutur Nakamura kepada media Jepang setelah dia datang dari Spanyol untuk berlibur Natal. "Maksudku, aku harus berpikir bagaimana bisa bermain lebih sering."
Turun ke lapangan sebanyak mungkin memang sesuatu yang harus diperjuangkan dengan keras oleh Nakamura untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia di Afrika Selatan, yang tinggal enam bulan lagi.
"Aku tidak suka berlebihan," ujarnya kepada Nikkan Sports yang dilansir Reuters. "Tapi ini soal trial and error."
Ia menambahkan: "Semuanya berjalan mulus selama empat tahun karirku di Celtic. Jadi, sesekali merasa cemas itu sebuah pengalaman yang bagus."
"Mungkin orang-orang merasa aku bisa kehilangan ketajamanku sebelum Piala Dunia. Tapi aku belum habis!"
(a2s/krs)











































