Masalah berawal dari pemogokan petugas pengatur lalu lintas udara di Spanyol yang membuat penerbangan di Negeri Matador terganggu.
Selanjutnya Barcelona melalui situs resminya mengumumkan bahwa laga melawan Osasuna yang sedianya digelar Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (5/12/2010) dinihari WIB diundur menjadi Minggu malam WIB. Pengumuman ini dilakukan setelah melakukan kontak dengan RFEF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pihak Osasuna menolak bila laga harus dijadwal ulang. "Berdasarkan aturan yang berlaku, Osasuna memahami bahwa tidak ada satu hal pun yang bisa menjadi pembenar untuk mengganti hari dan waktu laga," demikian keterangan pihak klub dilansir dari Soccernet.
Pihak RFEF sendiri mengatakan bahwa tidak pernah mengatakan bahwa laga antara tim Pamplona kontra Catalan ini bakal ditunda. "Federasi tidak pernah mengatakan apa-apa. Kami tak pernah mengatakan laga ini batal. Bila laga dimainkan malam ini (Minggu dinihari WIB) maka itu merupakan kesepakatan antara klub dan liga (LFP)," kata jubir RFEF Jorge Carretero dikutip dari Soccernet.
Barcelona pun harus mengubah rencana perjalanannya. Kini anak buah Josep Guardiola harus melakukan perjalanan darat dan berpacu dengan waktu.
"Barcelona meninggalkan Camp Nou pukul 15:30 dari stasiun Sants, selanjutnya berangkat naik AVE (kereta cepat) yang berangkat pukul 16:00 ke Zaragoza. Diperkirakan tim tiba di Zaragoza pukul 17:20 dan naik bus ke Pamplona," demikian keterangan dari klub juara bertahan La Liga itu.
Azulgrana selanjutnya menyatakan menyayangkan dengan sikap RFEF yang tak memberikan informasi dengan akurat sehingga menimbulkan kebingungan.
"Secara mengejutkan, sekitar pukul 3 sore RFEF kembali menghubungi FC Barcelona dan memberitahukan bahwa, berkebalikan dengan apa yang diumumkan sore tadi, pertandingan harus tetap digelar hari Sabtu. Bila ada tim yang tak hadir, maka tim itu terancam kehilangan tiga angka. Informasi ini juga ditandatangani oleh LFP."
"FC Barcelona menyatakan kekecewaan kepda RFEF karena kesimpangsiuran itu telah menyebabkan kerugian besar bagi kepentingan olahraga, citra, dan juga fans klub. Bagaimana pun klub telah menerima keputusan itu dan menyiapkan program perjalanan darurat." (nar/key)











































