Hari-hari tidak menyenangkan itu sudah dimulai sejak beberapa bulan silam, sejak kabar keretakan hubungan Mourinho dengan para pemainnya menyeruak. Dari sana, masalah berkembang luas.
Mourinho disebut tidak akur dengan Iker Casillas. Dia bahkan berani menaruh kiper internasional Spanyol itu di bangku cadangan dan menjadikan Diego Lopez sebagai pilihan utama. Perseteruan dengan Casillas ini berimbas juga ke buruknya hubungan Mourinho dengan suporter Madrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, ketika nama Mourinho yang disebut oleh announcer, sebagian besar suporter memberikan siulan tanda cemoohan. Memang ada sebagian kecil fans yang mendukung Mourinho, tapi suara mereka kalah oleh yang mencemoohnya.
Karanka menyebut, cemoohan dari para suporter itu bukanlah sesuatu yang dikhawatirkan oleh staf pelatih Madrid. Karanka juga mengungkapkan bahwa Mourinho masih memegang kendali di ruang ganti.
"Kami tidak banyak memperhatikan hal itu. Dalam berbagai kesempatan, para fans wajar menyuarakan perasaan mereka sementara tugas para pelatih adalah menyiapkan pemain untuk tampil sebaik mugkin," ujarnya seperti dilansir Sky Sports.
"Namun, biar bagaimanapun kami menghormati pandangan mereka."
"(Yang memberikan team talk di ruang ganti) masihlah orang yang sama, orang yang membawa kami menjuarai liga musim lalu."
Mourinho tidak hanya dikabarkan berseteru dengan Casillas. Dengan Pepe, dia juga punya masalah yang sama. Bahkan manajer asal Portugal itu berani mengatakan bahwa Pepe kalah bersaing dengan Raphael Varane.
Dengan segala kabar tidak mengenakkan ini, wajar kalau kemudian Mourinho dikabarkan bakal segera hengkang.
(roz/roz)











































