Dua bulan setelah menerima tawaran sebagai pelatih Valencia, Neville mengalami salah satu malam terburuk dalam kariernya. Melawat ke Barcelona di babak semifinal Copa del Rey, Valencia tak diberi ampun dan kalah telak 0-7.
Hasil laga tersebut makin menekan posisi Neville, yang sejak datang ke Mestalla belum memberi perubahan signifikan pada El Che. Desakan dia mundur dari posisinya terdengar makin kencang, meski Neville menolak untuk melepas posisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas sekali kami meletakkan diri kami dalam posisi yang konyol pada laga itu. Itu tak bisa diterima. Tapi yang saya lihat adalah Rabu lalu adalah sebuah kecelakaan besar. Itu pertandingan yang aneh," ucapnya di ibnlive.
"Realitanya adalah, jika Anda tidak mendapatkan kemenangan dengan perbaikan performa, maka Anda akan kehilangan kekuatan. Saya melihat perbedaan dalam tim pada tiga pekan terakhir tapi tidak ada perbedaan dalam hasil yang diraih, dan itu jadi hal yang sangat mengganggu," lanjutnya.
Sejak ditunjuk pada awal Desember lalu, Neville sudah menjalani 16 pertandingan di semua kompetisi. Hasilnya adalah empat kemenangan dan masing-masing enam kali imbang dan kalah. Seluruh kemenangan dia raih di ajang Copa del Rey.
Setelah menang 7-0 di pertandingan pertama, Barcelona diyakini tidak akan turun dalam kekuatan penuh. Namun skuat besutan Luis Enrique dipastikan tetap mengejar kemenangan demi memecahkan rekor 29 laga beruntun tanpa kalah. (din/fem)










































