sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 27 Agu 2020 16:07 WIB

Bujuk Messi Bertahan, Barcelona Janjikan Tim yang Mampu Juara

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
LISBON, PORTUGAL - AUGUST 14: Lionel Messi of FC Barcelona looks dejected during the UEFA Champions League Quarter Final match between Barcelona and Bayern Munich at Estadio do Sport Lisboa e Benfica on August 14, 2020 in Lisbon, Portugal. (Photo by Manu Fernandez/Pool via Getty Images) Barcelona janjikan Lionel Messi tim muda yang mampu juara. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Barcelona memastikan upaya untuk mempertahankan Lionel Messi sudah dikerjakan, termasuk membangun ulang tim. Bukan cuma meregenerasi, tapi membentuk tim juara.

Kegagalan Barcelona memenangi satupun trofi di musim 2019/2020 memicu situasi krisis. Sang megabintang, Lionel Messi, menginginkan pergi dan dikabarkan sudah mengirim dokumen permintaan putus kontrak ke manajemen.

Meski status klausul yang coba diaktifkan Messi masih dipertanyakan masa berlakunya, tapi ancaman kehilangan pemain 33 tahun itu memang nyata. Direktur Keolahragaan Barcelona Ramon Planes secara tidak langsung mengakui bahwa Messi ingin pergi, dengan menyatakan klub berupaya sekuat tenaga mempertahankannya dan memenuhi desakan membangun ulang tim.

Messi memang beberapa kali sudah menyoroti manajemen, salah satunya soal daya saing Barcelona. Misalnya, dalam beberapa musim terakhir Blaugrana kehilangan aura juara di Liga Champions.

Barcelona didepak AS Roma lewat comeback menggemparkan di perempatfinal 2017/2018, kejadian serupa terulang kala menghadapi Liverpool di semifinal musim berikutnya. Musim 2019/2020 lalu malah lebih menyakitkan: dihajar Bayern Munich 2-8 di perempatfinal yang berlangsung satu pertemuan akibat pandemi.

Sadar absennya trofi di musim 2019/2020 bakal berdampak buruk, Barcelona lantas memecat Pelatih Quique Setien dan Direktur Keolahragaan Eric Abidal. Ronald Koeman ditunjuk sebagai entrenador anyar dengan misi menggarap regenerasi tim.

Planes, yang baru menggantikan Abidal, menegaskan bahwa regenerasi bukan satu-satunya perhatian dalam rekonstruksi Barcelona. Manajemen juga ingin tim kapabel dalam persaingan gelar.

"Kami sedang bekerja membangun Barca yang baru. Semua proses penyatuan dilakukan untuk membuat tim juara, yang masih muda. Kami sedang meregenerasi, didampingi para pemain hebat, dan dengan rasa hormat kepada mereka yang sudah memberikan begitu banyak hal," kata Planes dikutip Sport.

"Kami akan bekerja untuk menciptakan tim juara Barcelona. Tidak ada perpecahan di direksi akan masa depan Messi, kami semua ingin menikmati Leo lebih lama," ujarnya.

Sejauh ini Barcelona sudah merekrut sejumlah pemain baru untuk menyambut musim 2020/2021, yang didominasi pemain muda. Pedri (17), Francisco Trincao (20), dan Matheus Fernandes (22) didatangkan dari klub lain, bersamaan dengan naiknya sejumlah pemain akademi seperti Ansu Fati (17), Riqui Puig (21), dan Ronald Araujo (21).

Miralem Pjanic menjadi rekrutan tertua Barcelona di musim panas ini, sekaligus termahal. Gelandang 30 tahun itu diboyong dengan harga 60 juta euro.

(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com