Barcelona Dikritik Pemain Sendiri: Messi, Pique, Sampai Vidal

ADVERTISEMENT

Barcelona Dikritik Pemain Sendiri: Messi, Pique, Sampai Vidal

Kris Fathoni W - Sepakbola
Selasa, 01 Sep 2020 08:25 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 15: Lionel Messi of FC Barcelona gestures during the Liga match between FC Barcelona and Getafe CF at Camp Nou on February 15, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)
Barcelona Dikritik Pemain Sendiri: Messi, Pique, Sampai Vidal. (Foto: Getty Images/Eric Alonso)
Jakarta -

Arturo Vidal menjadi pemain Barcelona teranyar yang melontarkan kritik pedas ke klubnya sendiri. Sebelum ini sudah ada pula Lionel Messi dan Gerard Pique.

Messi, yang masa depannya di Barca kini penuh spekulasi, sempat mengatakan dengan tegas bahwa Barcelona lemah pada pertengahan Juli lalu setelah timnya tunduk 1-2 atas Osasuna di jornada ke-37 LaLiga.

Kekalahan yang diderita Barcelona di Camp Nou saat itu sekaligus memastikan sang rival abadi, Real Madrid, menjuarai LaLiga musim 2019/2020 karena pada saat bersamaan menang 2-1 atas Villarreal.

"Kami terlalu lemah dan rapuh. Tidak wajar tim lain mengalahkan intensitas dan gairah kami. Kami kehilangan terlalu banyak poin dalam perjalanannya dan itu merangkum musim kami," kata Lionel Messi usai laga.

Dalam pernyataannya saat itu, Lionel Messi juga menegaskan Blaugrana perlu banyak berbenah. Ia pun memprediksi kalau masih begitu-begitu saja, Barca takkan bisa melaju di Liga Champions.

Sebulan berselang, Barcelona kandas di Liga Champions. Tak cuma tersisih, klub Catalan itu didepak Bayern Munich dengan amat memalukan. Barca kalah dengan skor 2-8 atas Bayern di perempatfinal Liga Champions pada pertengahan Agustus.

Hasil yang menjadi hantaman berikutnya buat Barca di musim 2019/2020 memicu kritikan berikutnya dari Gerard Pique. Ia menegaskan Los Cules butuh perombakan besar-besaran, bukan cuma di sektor pemain.

"Ini bukanlah yang pertama, atau yang kedua, atau bahkan yang ketiga," kata Pique seperti dikutip AP, merujuk pada kekalahan Barca atas Juventus, Roma, dan Liverpool pada musim-musim sebelumnya.

"Kami sudah berada di titik nadir. Klub ini butuh perubahan di semua aspek. Maksudku bukan cuma pemain dan staf pelatih... klub butuh perubahan struktural. Selama beberapa tahun terakhir, terlepas dari siapa pelatihnya atau siapa pemain yang turun di lapangan, tim ini sudah tak memiliki lagi apa yang dibutuhkan untuk bersaing di Eropa," tuturnya mengkritik.

Kritikan terakhir baru-baru ini datang dari Arturo Vidal. Walaupun tak memiliki latar belakang dengan Barcelona seerat Messi dan Pique, pemain asal Chile yang gabung tahun 2018 itu tak sungkan dalam mengkritik. Ia menyebut gaya Barca sudah ketinggalan zaman dan mengkritik kurangnya pemain berpengalaman di skuad inti akibat kebanyakan pemain muda.

"Barcelona harus mengubah cara berpikirnya. Sepakbola sudah banyak berubah dan perkara DNA sudah tak lagi jadi hitungan karena tim-tim lain terus berbenah dalam segala aspek: sepakbola saat ini lebih bernuansa fisik, lebih mengandalkan tenaga dan kecepatan, dan teknik jadi tidak sepenting sebelumnya," kata Vidal seperti dilansir Daily Mail.

"Tiga tahun terakhir bukanlah sesuatu yang layak didapatkan Barcelona. Tim terbaik di dunia tak boleh cuma memiliki 13 pemain profesional. Anda tak selalu bisa menang dengan DNA semata," ucapnya mengkritik.

Selain itu, Arturo Vidal juga mengkritik Barcelona yang ia nilai terlalu membebani Lionel Messi tanpa memberikannya rekan-rekan setim yang lebih sepadan. "(Lionel) Messi adalah yang terbaik di dunia, seorang alien, tapi ia butuh bantuan agar bisa meraih hasil lebih baik."

(krs/ran)

ADVERTISEMENT