sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 23 Sep 2020 05:00 WIB

'Real Madrid Sepantasnya Menciumi Jejak Langkah Gareth Bale'

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
KIEV, UKRAINE - MAY 26:   Gareth Bale of Real Madrid celebrates scoring his sides second goal during the UEFA Champions League Final between Real Madrid and Liverpool at NSC Olimpiyskiy Stadium on May 26, 2018 in Kiev, Ukraine. (Photo by Michael Regan/Getty Images) Gareth Bale ketika memenangi Liga Champions di 2018. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Gareth Bale meninggalkan Real Madrid untuk pulang ke klub lamanya, Tottenham Hotspur, musim panas ini. Agennya berang betul dengan perlakuan di Madrid.

Bale resmi meninggakan Madrid pada musim panas ini dan kembali ke Tottenham. Ia pindah sebagai pemain pinjaman selama semusim, kendati diyakini sudah tak punya masa depan lagi bersama Los Blancos.

Agennya, Jonathan Barnett, menyebut bahwa tidak ada rencana untuk kembali ke Madrid dan bermain di sana lagi. Tujuh musim memperkuat klub Ibu Kota Spanyol itu, Bale memang sempat mengalami momen cemerlang, tapi pada akhirnya dikecewakan.

Bale memenangi 13 trofi, di antaranya dua gelar LaLiga dan empat titel Liga Champions. Tapi itu tak menyelamatkannya dari kritik dan sorotan, misalnya soal ketidakmampuan berbahasa Spanyol, keengganan bergaul dengan pemain-pemain lain, hingga soal hobi main golf.

Situasi memburuk musim lalu ketika Zinedine Zidane tak memasukkannya dalam rencana. Ia cuma main dua kali selepas periode lockdown, itupun tak penuh. Maka namanya kembali disebut-sebut di bursa transfer musim panas ini.

Setelah musim lalu gagal pindah, kali ini Bale berhasil mendapatkan jalan keluarnya. Barnett mengklaim ada sejumlah klub yang tertarik dengan kliennya, tapi Tottenham jadi pilihan karena sudah saling mengenal.

Bale enam musim memperkuat Tottenham, hingga namanya besar dan mendapatkan kesempatan memperkuat Madrid. Tapi bahkan setelah Bale memberikan begitu banyak hal, tak ada rasa hormat yang diberikan Madrid dan publik Spanyol.

"Kami sempat mendapatkan ketertarikan dari klub-klub lain, yang mungkin lebih besar dari Tottenham. Tapi dia harus bahagia dengan tempat tujuannya dan saya rasa dia sekarang bahagia," ujar Barnett dikutip Telegraph.

"Sudah disepakati bahwa kariernya di Real Madrid berakhir, jadi cukup mudah, saat kami menyadari situasinya serius. Itu adalah akumulasi benturan kepribadian, akumulasi atas kondisi tanpa dukungan, ada banyak hal."

"Untuk seseorang yang sudah bekerja sebaik yang ia lakukan kepada Real Madrid, dia tidak mendapatkan respek yang sepantasnya didapatkan dan itu adalah masalah besar. Untuk apa yang sudah dia raih buat Real Madrid, mereka seharusnya menciumi lantai yang dipijaknya saat berjalan," ungkap sang agen.



Simak Video "Tottenham Berniat Pulangkan Gareth Bale"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com