Lionel Messi Harus Mau Potong Gaji atau...

Lucas Aditya - Sepakbola
Senin, 14 Des 2020 17:10 WIB
Barcelonas Lionel Messi reacts after Cadiz scored a goal during the Spanish La Liga soccer match between Cadiz and FC Barcelona at the Ramon Carranza stadium in Cadiz, Spain, Saturday Dec. 5, 2020. (AP Photo/Alvaro Rivero)
Lionel Messi harus mau potong gaji kalau mau bertahan di Barcelona. (Foto: AP/Alvaro Rivero)
Jakarta -

Lionel Messi diminta untuk bersedia memotong gaji yang didapat di Barcelona. Kalau tidak, La Pulga bakal dilepas untuk menuju pintu keluar Camp Nou.

Messi saat ini menjadi pemain dengan bayaran termahal di Barcelona. Dalam satu musim, Messi mendapat bayaran lebih dari 52 juta euro atau setara Rp 915 miliar dalam laporan bulan Agustus lalu.

Karena pandemi virus Corona, Barcelona mengalami krisis keuangan. Mereka sudah berupaya untuk melakukan penghematan dengan merenegosiasi gaji para bintangnya.

Messi jelas salah satunya. Salah satu kandidat presiden Barcelona, Emili Rousaud, juga mengamini hal itu. Dia bahkan membuka peluang untuk melepas pemain 33 tahun itu.

"Kami harus duduk bersama Messi dan menanyakan padanya untuk melakukan pemotongan gaji," kata Rousaud di Ara.

"Saat ini, dengan keadaan yang sebenarnya, tak akan bertahan lama. Kami akan memintanya untuk berkorban. Andai tak ada persetujuan, maka Messi akan pergi," kata dia menambahkan.

Messi sudah mengungkap niat untuk hengkang dari tim Catalan di musim panas 2020. Dia dikaitkan dengan Manchester City agar bisa bereuni dengan Pep Guardiola, sampai ingin mengaktifkan klausul peniadaan klausul lepas di tahun terakhir.

Niat Messi untuk pergi dari Barcelona akhirnya diurungkan. Perundingan ayah Messi, Jorge, dengan pihak klub yang mampu menahan pemain jebolan La Masia itu bertahan di Barcelona.

Kontrak Messi dengan Barcelona akan selesai di musim panas 2021. Oleh karena itu, Messi bisa pergi dari Barcelona secara cuma-cuma di akhir musim ini kalau tak ada kontrak baru.

(cas/aff)