Jelang Pilpres Barcelona, Laporta Unggul Telak atas Pesaingnya

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 12 Jan 2021 21:40 WIB
FRANKFURT, GERMANY - JUNE 21:  FC Barcelona President Joan Laporta reveals home shirt for the 2006/07 season during a press conference on June 21, 2006 in Frankfurt, Germany. The Away kit is inspired by the orange kit worn by Barcelonas 1992 European Cup winning team. (Photo by Jan Pitman/Getty Images)
Joan Laporta memimpin atas kandidat lain dalam pilpres Barcelona (Getty Images/Jan Pitman)
Barcelona -

Joan Laporta sepertinya bakal jadi presiden Barcelona. Sebab dari empat kandidat, Laporta sejauh ini memiliki suara dukungan terbanyak.

Setelah Josep Maria Bartomeu mundur awal Desember lalu, Barcelona langsung mengadakan pemilu 24 Januari 2021, dengan penyaringan kandidat presiden dilakukan lebih awal.

Ada empat kandidat yakni Laporta, Victor Font, Toni Freixa, dan Emili Rousaud. Mereka semua bukan muka baru di Barcelona karena sebelumnya sudah pernah masuk jajaran manajemen Barcelona, termasuk Laporta yang jadi presiden sedari 2003 hingga 2010.

Maka dari itu, Laporta jadi calon presiden Barcelona dengan suara dukungan terbanyak sejauh ini, sebagai syarat awal untuk ikut pemilu. Sebab setiap calon presiden harus mengumpulkan tanda tangan minimal 2.257 anggota klub.

Laporta memimpin dengan 10.257 tanda tangan disusul Font yang "cuma" mendapat 4.710 tanda tangan. Sementara, dua calon lainnya Toni Freixa punya 2.821 tanda tangan dan Rosaud dengan 2.510.


Tanda tangan akan diverifikasi lebih dulu oleh tim seleksi dan hasilnya diumumkan, Kamis (14/1/2021), terkait apakah memenuhi persyaratan minimal.

"Kami akan lolos dengan mental juara, tapi memang tidak ada favorit di sini," ujar Laporta seperti dikutip ESPN.

Setiap capres memang punya misi masing-masing untuk menarik dukungan anggota klub dan khususnya fans. Tapi, untuk pemilu kali ini, Laporta diprediksi punya peluang lebih besar.

Sebab, para anggota klub dan fans tahu seperti apa kinerja Laporta selama memimpin Barcelona. Tujuh tahun mejadi presiden, Laporta memberikan banyak gelar termasuk enam trofi di era Pep Guardiola pada tahun 2009.

Bahkan Laporta berkeinginan untuk menahan Lionel Messi yang menunjukkan gelagat ingin pergi dari Barcelona musim panas nanti, saat kontraknya habis. Joan Laporta mau memperpanjang masa tinggal Messi sekaligus membawa Xavi Hernandez sebagai pelatih masa depan klub itu.

(mrp/aff)