Kontrak Messi Bocor, Koeman: Ada yang Ingin Merusak Barcelona

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 02 Feb 2021 00:01 WIB
BARCELONA, SPAIN - NOVEMBER 29: Ronald Koeman, Head Coach of Barcelona shakes hands with Lionel Messi  during the La Liga Santander match between FC Barcelona and C.A. Osasuna at Camp Nou on November 29, 2020 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Ronald Koeman menilai ada yang berniat jahat terhadap Barcelona dan Lionel Messi terkait bocornya kontrak pemain asal Argentina itu (Foto: Getty Images/David Ramos)
Barcelona -

Ronald Koeman menilai ada yang berniat jahat di balik bocornya kontrak Lionel Messi di Barcelona. Koeman juga meminta Barcelona bertindak tegas.

Salinan kontrak Lionel Messi di Barcelona yang diteken pada 2017 bocor ke publik. Surat kabar El Mundo mempublikasikannya pada Minggu (31/1/2021).

Dalam kontrak terakhir yang ditandatangani Messi itu, Barcelona diklaim membayar La Pulga senilai 555 juta euro atau sekitar Rp 9,4 triliun selama empat tahun atau sampai 2021. Itu termasuk bayaran sebesar hampir 138 juta euro (Rp 2,3 triliun) per tahun.

Barcelona dan Messi langsung merespons persoalan itu. Blaugrana juga mengancam akan menuntut El Mundo yang mempublikasikan kontrak bintang asal Argentina itu.

Ronald Koeman menilai ada yang ingin mengacaukan Barcelona dengan membocorkan kontrak Lionel Messi.

"Ada niat jahat di balik apa yang muncul di media hari ini dan ingin merusak seorang pemain yang sudah melakukan banyak hal untuk sepakbola Spanyol dan klub ini," ujar Koeman seperti dilansir Sport.

"Messi sekali lagi menunjukkan kalau dia terlahir sebagai juara yang tahu bagaimana tetap fokus ke pertandingan terlepas dari segalanya."

Ronald Koeman juga berharap Barcelona mengusut bocornya kontrak Lionel Messi. Dia mendesak agar Barcelona memecat siapa saja orang dalam yang terlibat dalam persoalan ini.

"Kami harus cari tahu bagaimana kontrak Messi muncul di media. Itu adalah hal yang tak seharusnya bocor. Ada orang-orang yang ingin merusak kami," ucap Koeman.

"Kalau bocornya dari dalam klub, itu sangat buruk. Kami harus membantu pemain, pelatih untuk memenangi pertandingan. Kalau seseorang dari dalam klub membocorkannya, mereka tidak bisa punya masa depan di klub," kata Koeman menegaskan.

(nds/bay)