Klub LaLiga Penggagas European Super League Lolos Sanksi

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 23 Apr 2021 04:10 WIB
European Super League
Klub LaLiga penggagas European Super League takkan disanksi. (Foto: thesuperleague.com)
Madrid -

Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid menjadi klub Liga Spanyol yang mengusung European Super League. LaLiga tidak akan menghukum mereka.

Real Madrid, Barcelona, dan Atletico menjadi tiga wakil LaLiga yang turut membangun European Super League, bersama 9 tim lainnya yakni 6 wakil Premier League dan tiga klub Serie A.

Ajang itu kemudian dikecam banyak pihak, karena dianggap terlalu eksklusif, tak adil, dan cuma mengejar keuntungan. Alhasil, satu per satu tim meninggalkannya.

Dari LaLiga, hanya Atletico yang sudah menyatakan mundur. Real Madrid dan Barcelona masih belum memberi pernyataan, meski desakannya masih masif.

Ada banyak saran agar tim yang menggagas diberi hukuman sebagai efek jera. Bos LaLiga, Javier Tebas, tidak melakukannya.

"Kami tidak terburu-buru memberi sanksi kepada klub. Para pemilik klub sudah kena sanksi lewat reaksi yang ada," katanya.

Senada dengan Tebas, Presiden Villarreal Fernando Roig menilai klub yang menggagas European Super League dihukum. Ia menekankan dialog guna menyelesaikan masalah.

"Saya tidak mendukung siapa pun yang dihukum. Dialog adalah jalan ke depan, tetapi solusinya bukan lebih banyak pendapatan, tetapi lebih sedikit biaya," katanya.

Tebas juga mengecam sikap Florentino Perez, Presiden Real Madrid yang jadi Presiden European Super League. Ia menilainya sebagai pembohong.

"Entah mereka berbohong atau mereka benar-benar salah. Ini tidak akan menyelamatkan sepakbola. Selain itu, sepakbola Spanyol telah membayar pajaknya selama Covid, belum meminta dana talangan dari pemerintah. Bukan bencana seperti yang dikatakan Perez," kata Javier Tebas.

(yna/mrp)