Jan Oblak, Benteng Kukuh Atletico

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 23 Mei 2021 17:17 WIB
Atletico Madrids goalkeeper Jan Oblak celebrates with teammate Renan Lodi, top, at the end of the Spanish La Liga soccer match between Atletico Madrid and Valladolid at the Jose Zorrilla stadium in Valladolid, Spain, Saturday, May 22, 2021. Atletico won 2-1 and clinches its 11th Spanish La Liga title. (AP Photo/Manu Fernandez)
Jan Oblak jadi tembok kukuh Atletico Madrid di lini belakang (AP/Manu Fernandez)
Valladolid -

Tak cuma Luis Suarez yang jadi sosok penting dalam keberhasilan Atletico Madrid juara Liga Spanyol. Jan Oblak juga jadi benteng kukuh di bawah mistar Los Colchoneros.

Suarez memang memastikan kemenangan Atletico atas Real Valladolid di pekan terakhir, Sabtu (22/5/2021) malam WIB, dengan skor 2-1. Atletico yang sempat tertinggal duluan, menyamakan skor lewat Angel Correa di menit ke-57.

Gol Suarez di menit ke-68 membuat Atletico menang 2-1 dan mengunci gelar juara LaLiga ke-11 sepanjang sejarah klub itu. Gol yang juga membuktikan bahwa Suarez belum habis setelah dibuang Barcelona musim panas lalu.

Suarez mencetak 21 gol musim ini yang sekaligus membuatnya jadi top scorer Atletico di liga. Tapi, bukan hanya Suarez yang berperan besar dalam mengantarkan Atletico juara Liga Spanyol, tapi tentunya sang kiper Jan Oblak.

Ya, pemain asal Slovenia itu kembali membuktikan ketangguhannya di bawah mistar Atletico. Oblak jadi kiper dengan jumlah kebobolan paling sedikit, yakni 25, dan meraih clean sheet terbanyak, 25.

Alhasil, Oblak berhak atas trofi El Zamora kelima sepanjang kariernya di Liga Spanyol. Hebatnya Oblak meraih ini dalam tempo tujuh tahun sejak dibeli dari Benfica pada musim panas 2014.

Oblak menguasai trofi tersebut selama empat musim beruntun sedari 2016 hingga 2020, sebelum disetop Thibaut Courtois musim lalu. Hanya Courtois dan Claudio Bravo yang bisa memenanginya sejak Oblak datang.

Atas raihan El Zamora kelimanya ini, Oblak jadi kiper asing pertama yang melakukannya serta kiper kedua setelah Victor Valdes di Barcelona. Valdes melakukannya pada musim 2005, 2009, 2010, 2011, dan 2012.



Jan Oblak pun langsung merayakannya bareng fans Atletico yang sudah menunggu di depan stadion Estadio Jose Zorilla.. Dia dielu-elukan oleh fans yang membopongnya sambil meneriakkan chant.

(mrp/krs)