Presiden Madrid Sudah Berusaha Agar Zidane Bertahan

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 25 Jun 2021 09:50 WIB
MADRID, SPAIN - MAY 31: Real Madrid CF president Florentino Perez (L) and Zinedine Zidane (R) shake hands after a press conference to announce his resignation as Real Madrid manager at Valdebebas Sport City on May 31, 2018 in Madrid, Spain. Zidane steps down from the position of Manager of Real Madrid, after leading the club to its third consecutive UEFA Champions League title. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno
Madrid -

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengaku sudah berusaha mempertahankan Zinedine Zidane. Namun, pelatih Prancis itu memilih pergi.

Zidane meninggalkan Madrid pada musim panas ini. Pria 49 tahun itu pergi setelah gagal mempersembahkan gelar di musim 2020/2021.

Madrid cuma ia bawa menjadi runner up Liga Spanyol, kalah dari Atletico Madrid. Sementara di Liga Champions, Karim Benzema dkk disingkirkan Chelsea di semifinal.

Zidane untuk kali kedua, akhirnya meninggalkan Madrid sebagai pelatih. Perez, orang nomor satu di Madrid, mengaku sudah berusaha mempertahankannya.

"Saya mengenalnya [Zidane] dan ini merupakan tahun yang sulit. Saya berjuang agar dia bertahan," kata Perez kepada program Transistor Onda Cero.

Florentino Perez juga mengaku belum membaca surat perpisahan Zinedine Zidane dari Real Madrid. Sang presiden meyakini surat itu tak dibkin langsung oleh Zidane.

"Saya belum membaca surat perpisahan, saya bersumpah demi cucu saya. Yang menulis surat itu bukan Zidane," jelasnya.

Perez selanjutnya mendoakan Zidane sukses ke depannya. Eks gelandang Madrid itu juga didoakan bisa menjadi pelatih Timnas Prancis, yang sudah lama diharapkannya.

"Saya berharap dia baik-baik saja, dia telah menjadi legenda untuk Real Madrid dan dia memiliki semua pengakuan kami. Dia memiliki impian menjadi pelatih Prancis dan saya yakin dia akan mencapainya," ujar Florentino Perez soal kepergian Zinedine Zidane dari Real Madrid.

(yna/ran)