Guardiola Serang Bos LaLiga: Belajarlah dari Liga Lain

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 06 Jul 2021 09:20 WIB
Manchester Citys head coach Pep Guardiola gives instructions from the side line during the English Premier League soccer match between Newcastle United and Manchester City at St James Park stadium, in Newcastle, England, Friday, May 14, 2021. (AP Photo/Scott Heppell, Pool)
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: Scott Heppell/AP)
Manchester -

Pep Guardiola melontarkan kritik kepada Javier Tebas. Bos LaLiga itu diminta belajar dari liga lain terkait manajemen liga.

Serangan Guardiola adalah balasan untuk Tebas. Sebelumnya, Tebas menyebut Manchester City selalu mengeluarkan banyak uang di bursa transfer.

Guardiola, yang kini melatih Manchester City, meminta Tebas fokus membenahi Liga Spanyol. Ia meminya pria 58 tahun itu belajar dari liga lain.

"Ada contoh manajemen yang lebih baik di luar sana. Anda lihat di Asia. Pak Tebas harus belajar apa yang mereka lakukan di sana. Mungkin dia bisa menjual produknya lebih baik di negara lain," kata Guardiola kepada TV3.

MADRID, SPAIN - JULY 13:  Javier Tebas, President of La Liga smiles at the press conference to announce TAG Heuer as the Official Timekeeper and Official Sponsor of La Liga at the Royal Theatre on July 13, 2016 in Madrid, Spain.  (Photo by Denis Doyle/Getty Images for Tag Heuer)Bos LaLiga, Javier Tebas. Foto: Denis Doyle/Getty Images

Baca juga: Terkait Haaland dan Mbappe, LaLiga Realistis

"Orang-orang mengeluh, tetapi berkat investasi klub di negara lain, mereka dapat terus melakukan sesuatu. Dia [Tebas] harus belajar karena sepertinya tahu lebih dari semua orang dan lebih bijaksana dari semua orang."

"Dia selalu menyibukkan dirinya pada urusan orang lain. Mungkin [dengan perubahan], Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid dan Valencia akan memiliki lebih banyak sumber daya untuk melakukan investasi yang mereka butuhkan," katanya.

Guardiola, yang juga pernah melati Barcelona dan Bayern Munich, juga membahas aturan kontrol ekonomi di LaLiga, yang mengatur klub harus membatasi gaji pemain. Ia menilai klub di Inggris juga demikian.

"Tampaknya bagus menurut saya jika Tebas tidak ingin menyesuaikan aturan kontrol ekonomi," kata Guardiola.

"Kami juga harus melakukan penyesuaian, karena jika kami tidak melakukan sesuatu dengan benar maka akan ada keluhan dan kami harus membela diri di pengadilan. [CEO Manchester City] Ferran Soriano melakukan banyak hal dengan cara yang benar," kata Pep Guardiola.

(yna/bay)