Antoine Griezmann dan Ironi Barcelona

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 17 Jul 2021 14:05 WIB
BARCELONA, SPAIN - AUGUST 04: Antoine Griezmann of FC Barcelona waves to the crowd prior to the Joan Gamper trophy friendly match at Nou Camp between FC Barcelona and Arsenal on August 04, 2019 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Antoine Griezmann dan Ironi Barcelona (Getty Images)
barcelona -

Barcelona ingin menukar Antoine Griezmann dengan pemain Atletico Madrid, Saul Niguez. Jika itu tercapai, maka akan jadi suatu ironi.

Barcelona putar otak untuk mengamankan keuangan klub. Barcelona sudah merugi banyak karena pandemi Corona dan sampai harus memotong gaji pemainnya sebesar 50 persen.

Salah satu cara untuk menambal neraca keuangan adalah dengan menjual pemain. Lebih tepatnya, pemain dengan gaji besar tapi justru penampilannya mengecewakan.

Salah satu yang masuk dalam daftar itu adalah Antione Griezmann. Dua tahun sudah berseragam Blaugrana, Griezmann masih jauh dari kata memuaskan golnya masih sedikit di Liga Spanyol.

Asal tahu saja, gaji per pekan pemain asal Prancis itu sebesar 400 ribu Euro atau setara Rp 6,8 miliar.

Dilansir dari Marca, ada kabar bahwa Barcelona ingin menukar Antoine Griezmann dengan pemain Atletico Madrid, Saul Niguez. Sebab, Saul diyakini sudah tidak mendapat tempat di skuad utama Atletico karena kedatangan Rodrigo De Paul.

Saul memang sempat dikabarkan bakal dilepas ke Manchester United atau Liverpool. Gelandang tengah itu cukup bertenaga.

MADRID, SPAIN - FEBRUARY 23: Saul Niguez at controls the ball during the Liga match between Club Atletico de Madrid and Villarreal CF at Wanda Metropolitano on February 23, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)Saul Niguez (Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)

Kabar terbaru, tampaknya Atletico Madrid bisa jadi setuju dengan tawaran Barcelona. Sebab sang pelatih Diego Simeone, mau Griezmann kembali pulang.

Pertukaran tersebut tentu bakal menguntungkan Barcelona, karena akhirnya mereka bisa menghemat besar dari pengeluaran gaji pemain. Meski di satu sisi, Barcelona masih meminta biaya sebesar 15 juta Euro atau setara Rp 256 miliar.

Tak ayal, Barcelona dulu membeli Griezmann dengan harga selangit. Barcelona harus merogoh kocek sebesar 120 juta Euro atau setara Rp 2 triliun dari Atletico Madrid di tahun 2019.

Lain sisi, rumornya otoritas Liga Spanyol memantau rencana pertukaran Barcelona dan Atletico Madrid. Pihak Laliga tidak mau, kalau penukaran itu cuma jadi akal-akalan Barcelona demi menjaga neraca keuangannya.

Tentu hakikatnya, penjualan pemain harus mampu mendatangkan pemasukan. Kalau pun harganya bakal turun, tidaklah mengapa.

Dalam harga pasaran, Barcelona setidaknya harus menjual Griezmann pada angka 72 juta Euro atau setara Rp 1,2 triliun. Barca sudah merugi, tapi cukuplah untuk mendatangkan pemasukan lagi.

BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 12: Lionel Messi of FC Barcelona reacts during the during the pre-season friendly match between FC Barcelona and Gimnastic de Tarragona at Estadi Johan Cruyff on September 12, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)Girezmann gagal bersinar bersama Barcelona Foto: (Getty Images/David Ramos)

Barcelona dan Atletico Madrid harus menemukan formula yang tepat untuk pertukaran Antoine Griezmann dan Saul Niguez terjadi. Supaya kedua klub, sama-sama mendapatkan jalan yang terbaik.

Walau pada kenyataannya, Griezmann kembali jadi salah satu ironi Barcelona. Trek bisnis Blaugrana makin buruk, contohnya musim lalu melepas Luis Suarez ke Atletico dengan harga murah banget, eh Suarez malah bisa mengantarkan Atletico juara Liga Spanyol.

Griezmann di Barcelona sendiri, cuma baru meraih satu trofi Copa Del Rey dari dua musimnya.

(aff/cas)