Diego Simeone Capek Atletico Dikasihani Melulu

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 22 Jul 2021 13:41 WIB
MADRID, SPAIN - JANUARY 16: Diego Simeone, Manager of Club Atletico de Madrid looks dejected during the Copa del Rey Round of 16 match between Atletico Madrid and Girona at Wanda Metropolitano on January 16, 2019 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Diego Simeone Capek Atletico Dipandang Tim kecil Melulu (Getty Images)
Madrid -

Real Madrid dan Barcelona adalah klub raksasa di Liga Spanyol. Meski begitu, bukan berarti Atletico Madrid adalah tim kecil yang selalu dikasihani.

Musim lalu, Atletico Madrid mampu menjuarai Liga Spanyol. Dengan perburuan yang ketat sampai akhir, Atletico mampu tampil konsisten dan akhirnya jadi kampiun.

Atletico Madrid kembali memutus dominasi Real Madrid dan Barcelona. Maka tak heran, kalau Atletico suka dicap sebagai tim kecil yang menjadi kuda hitam.

MADRID, SPAIN - JANUARY 16: Diego Simeone, Manager of Club Atletico de Madrid looks dejected during the Copa del Rey Round of 16 match between Atletico Madrid and Girona at Wanda Metropolitano on January 16, 2019 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)Atletico Madrid juara Liga Spanyol musim lalu (Getty Images/Denis Doyle)

Hal tersebut rupanya sedikit mengganggu Diego Simeone. Pelatih Atletico Madrid itu menyebut, kalau timnya tidak perlu dikasihani.

"Orang-orang berpikir kalau kami cuma tim yang jadi korban dari dominasi Real Madrid dan Barcelona. Ya walau, mereka adalah tim-tim yang lebih unggul dalam segi segala hal," katanya kepada Marca.

"Tahun 2014 dan 2021, kami lebih baik dari mereka (juara LaLiga-red). Kami sudah lebih baik dan mereka, Madrid dan Barcelona, harus tahu kalau tidak boleh membuat kesalahan," sambungnya.

MADRID, SPAIN - JANUARY 16: Diego Simeone, Manager of Club Atletico de Madrid looks dejected during the Copa del Rey Round of 16 match between Atletico Madrid and Girona at Wanda Metropolitano on January 16, 2019 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)Diego Simeone (Getty Images/Denis Doyle)

Diego Simeone mengaku, tekanan di Liga Spanyol sangatlah berat. Setiap tim bakal memberi perlawanan tangguh dan sulit diprediksi hasil akhirnya.

Pun musim 2021/2022 mendatang, Simeone memastikan bakal ada kejutan. Maka baginya, cuma tim yang bermental baja dan penuh konsisten untuk bisa finis di posisi teratas.

"Semuanya sulit. Yang paling sulit, adalah ketika melakukan perubahan ketika menyadari bahwa kami bisa memenangkan kompetisi," tutupnya.

(aff/mrp)