Memphis-Koeman Moncer di Timnas Belanda, di Barca Bagaimana?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 29 Jul 2021 15:30 WIB
AMSTERDAM, NETHERLANDS - MARCH 22:  Head coach, Ronald Koeman speaks Memphis Depay during the Netherlands Training session held at Amsterdam Arena also known as the Johan Cruyff Arena on March 22, 2018 in Amsterdam, Netherlands.  (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Memphis Depay senang dilatih Ronald Koeman lagi (Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)
Barcelona -

Kolaborasi Memphis Depay dan Ronald Koeman di Timnas Belanda begitu mantap. Kini aksi keduanya ditunggu betul oleh Barcelona.

Memphis bisa dibilang jadi salah satu aktor penting di balik bangkitnya Belanda bersama Koeman. Setelah gagal lolos ke dua turnamen besar beruntun, Belanda tampil mantap di UEFA Nations League dengan jadi runner-up usai kalah dari Portugal.

Di Kualifikasi Euro 2020, Belanda juga dibawa Memphis lolos ke putaran final. Memphis bikin 13 gol dari 25 pertandingan sedari awal 2018 atau saat Koeman ditunjuk.

Wajar jika Memphis berutang banyak kepada Koeman yang begitu mempercayakannya. Sebab karier Memphis sempat tenggelam usai bermain di Manchester United dan di musim pertamanya bersama Lyon.

Tapi, setelah itu Memphis mampu bangkit untuk jadi mesin gol Lyon dengan total 76 gol dari 178 penampilan. Sayangnya, Memphis tak bisa merasakan racikan Koeman di Euro 2020 karena dia memutuskan melatih Barcelona.

Beruntun Memphis kini sudah berada satu tim lagi dengan Ronald Koeman, saat direkrut Los Cules musim panas ini. Memphis pun senang bukan main karena dia bisa dilatih lagi oleh pelatih favoritnya.

"Dia punya efek dahsyat dalam karier saya. Dia mengubah Timnas Belanda dan mengandalkan saya, memberikan saya kepercayaan," ujar Memphis Depay seperti dikutip Sport.

"Kini dia mengandalkanku lagi di Barcelona. Jadi tak diragukan lagi dia adalah figur penting dalam karier saya," sambungnya.

"Saya tahu dia dan tahu bagaimana metode latihannya, jadi mudah saja beradaptasi. Saya tahu apa yang dia harapkan dari saya setelah bekerja bareng sekian lama."

"Meskipun segalanya tidak akan mudah meski dia adalah pelatihnya. Tapi, tentu lebih sulit jika bukan dia pelatihnya."

Lihat juga video 'Sudah Ketemu Laporta, Koeman Dipecat atau Dipertahankan?':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/aff)