Sekalipun 'Pro Bono', Messi Tak Bisa Main Lagi di Barcelona

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 09 Agu 2021 08:40 WIB
FILE - In this April 16, 2019 file photo Barcelona forward Lionel Messi celebrates after scoring his sides second goal during the Champions League quarterfinal, second leg, soccer match between FC Barcelona and Manchester United at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain. (AP Photo/Manu Fernandez, File)
Lionel Messi tak bisa bermain untuk Barcelona sekalipun pro bono (AP/Manu Fernandez)
Barcelona -

Lionel Messi dianggap bisa saja lanjut di Barcelona tanpa digaji sekalipun. Tapi, hal itu tidak bisa diwujudkan karena Los Cules sudah melewati batasan gaji.

Messi membuat dunia gempar ketika Barcelona mengumumkan perpisahan dengan pesepakbola Argentina itu dua hari lalu. Messi dipastikan tidak akan berseragam biru-merah mulai musim depan.

Messi sejatinya sudah sepakat dengan kontrak berdurasi lima tahun dan bahkan sudah mau dipotong gajinya hingga 50 persen. Sayangnya, kondisi keuangan Barcelona membuat semuanya menjadi tidak mungkin.

Ya, pandemi virus corona membuat Barcelona dibelit utang lebih dari 1 miliar euro dan tagihan gaji yang membengkak. Hal itu membuat LaLiga harus memberlakukan salary cap untuk Barcelona dan klub lainnya.

Bahkan Barcelona harus memangkas pengeluaran gaji pemain sampai mencapai angka 160 juta euro. Nah, muncul ide dari fans kalau Messi sebenarnya bisa bermain pro bono alias tanpa dibayar untuk sementara waktu, hingga keuangan klub membaik.

Toh, Messi dan Barcelona sama-sama saling membutuhkan. Hitung-hitung, Messi membalas jasa Barcelona yang sudah membesarkannya dan tabungannya pun sudah menggunung.

Maka wajar jika ada fans yang menilai Messi sebenarnya "mata duitan" karena tidak mau jika bermain gratis di Barcelona. Eits, tunggu dulu, buang dulu jauh-jauh pemikiran seperti itu.

Dikutip The Athletic, Messi tidak akan bisa didaftarkan Barcelona sekalipun bermain cuma-cuma. Sebab tagihan gaji Barcelona kini sudah mencapai 95 persen dari total pemasukannya, tanpa adanya Messi.

Ketika Messi masih jadi pemain Barcelona, Barca malah nombok karena melewati total pendapatannya, yakni 110 persen. LaLiga kini meminta Barcelona menurunkannya sampai 70 persen!

Itulah juga yang membuat tiga pemain barunya yang dikontrak gratis seperti Sergio Aguero, Memphis Depay, dan Eric Garcia belum bisa didaftarkan. Termasuk Emerson Royal yang dibawa pulang dari Real Betis.

Barcelona harus bisa menjual atau minimal memangkas gaji per pekan para pemain topnya saat ini, seperti Antoine Griezmann (345 ribu paun), Miralem Pjanic (210 ribu paun), Ousmane Dembele (210 ribu paun) Sergio Busquets (258 ribu paun), Philippe Coutinho (146 ribu paun), Frenkie de Jong (354 ribu paun), dan Sergi Roberto (170 ribu paun).

Apalagi dari deretan pemain bergaji tinggi itu, hampir semuanya tampil mengecewakan terutama Griezmann, Pjanic, dan Dembele. Sebagai catatan, gaji tersebut adalah gaji bersih yang diterima pemain.

Barcelona masih harus menanggung pajak pemain yang dibayarkan sekitar 40-50 persen kepada pemerintah Spanyol. Itu artinya gaji yang dibayarkan per pekannya luar biasa besar. Sejauh ini Barcelona bisa melepas Junior Firpo ke Leeds United, Jean-Clair Todibo ke Nice, dan Carles Alena ke Getafe.

Inii adalah warisan dari rezim Josep Maria Bartomeu, yang harus dibereskan presiden Joan Laporta saat ini. Ya memang beginilah nasibmu, Barca...

(mrp/adp)