Bisa Apa Barcelona Tanpa Messi?

ADVERTISEMENT

Bisa Apa Barcelona Tanpa Messi?

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 14 Agu 2021 15:30 WIB
Barcelonas Lionel Messi holds the trophy after winning the Spanish Copa del Rey final 2021 against Athletic Bilbao at La Cartuja stadium in Seville, Spain, Saturday April 17, 2021. (AP Photo/Angel Fernandez)
Lionel Messi sudah pergi meninggalkan Barcelona. (Foto: AP/Angel Fernandez)
Barcelona -

Lionel Messi telah memberi banyak kemudahan bermain untuk Barcelona. Sergino Dest menilai bahwa kini Barcelona harus menemukan level lain setelah kepergian Messi.

Barcelona gagal mempertahankan Messi karena masalah keuangan. La Pulga kini pergi ke Paris Saint-Germain dan menandatangani kontrak sampai 2023.

Messi sudah membantu Barcelona memenangi banyak gelar. Di antaranya ada 10 gelar LaLiga, empat trofi Liga Champions, tujuh Copa del Rey, sampai tiga gelar Piala Dunia Antarklub.

Kepergian Lionel Messi dari Barcelona membuat Dest kaget. Bek Barcelona tersebut padahal tak ingin salah satu pemain terbaik di dunia itu pergi dari Camp Nou.

"Saya sedikit terkejut karena semua orang ingin dia bertahan di klub. Dia pemain terbaik di dunia. Itu mengejutkan semua orang. Kami berharap dia bisa bertahan. Sayangnya, dia tidak bisa," kata Dest kepada ESPN.

Barcelona kini harus beradaptasi tanpa kehadiran Messi. Dest menegaskan bahwa Blaugrana mesti mencapai level baru tanpa kehadiran pemain 34 tahun itu.

"Kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan karena dengan Messi itu lebih mudah, dia pemain terbaik di dunia. Tapi saya pikir jika kami bermain secara kolektif dan menjaga chemistry tetap tinggi, kami dapat mencapai banyak hal," sambungnya.

"Di tempat latihan dan di lapangan, Anda melihat hal-hal yang tidak dapat dipercaya. Anda melihat bagaimana dia mencetak gol-gol itu. Apa yang Anda lihat di lapangan adalah sama, bahkan ketika Anda sedekat itu. Sulit dipercaya melihatnya seperti itu."

"Kami semua memiliki dia di hati kami. Itu Messi. Rasanya aneh karena dia bermain begitu lama di klub ini, hampir sepanjang hidupnya, dan tiba-tiba dia harus pergi. Tapi kami harus fokus pada musim baru," Dest menegaskan.

(ran/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT