Barcelona Kembali Jual Tiket Camp Nou, tapi Kurang Laku

Kris Fathoni W - Sepakbola
Sabtu, 14 Agu 2021 12:20 WIB
Picture shows a exterior view of the Camp Nou stadium in Barcelona on September 4, 2020. - Lionel Messi confirmed today he will stay at Barcelona, insisting he could never go to court against the club of his life. Messi released a statement at 6pm CET, saying I would never go to court against Barca because it is the club that I love, that gave me everything since I arrived, it is the club of my life, I have made my life here. (Photo by Pau BARRENA / AFP)
Barcelona Kembali Jual Tiket Camp Nou, tapi Kurang Laku. Foto: AFP/PAU BARRENA
Jakarta -

Duel Barcelona vs Real Sociedad di Camp Nou akhir pekan ini sudah boleh dihadiri nyaris 30 ribu penonton. Tapi jualan tiket Barca tidak semulus perkiraan awal.

"Ini adalah partai pertama dalam 17 bulan yang memungkinkan suporter masuk ke Camp Nou, walaupun dengan jumlah terbatas. Kebetulan juga bahwa laga terakhir yang dimainkan di depan fans adalah lawan Real Sociedad pada 7 Maret 2020," sebut situs Barca pada pekan ini, dalam memberikan pengumuman dibukanya kembali pintu stadion untuk bisa menonton langsung.

Restriksi COVID-19 masih diberlakukan, dengan otoritas setempat mengizinkan stadion dimasuki 30 persen kapasitas total. Dengan kata lain, laga Barcelona vs Real Sociedad akhir pekan ini dapat disaksikan langsung 29.803 penonton di Camp Nou.

Setelah 17 bulan, fans awalnya diyakini akan antusias sekali untuk kembali bisa menyaksikan laga Barcelona vs Real Sociedad secara langsung di Camp Nou. Tapi merujuk pada laporan AS, faktanya tidak demikian.

Media Spanyol itu melaporkan bahwa hanya 15.820 suporter yang mengajukan tiket untuk pertandingan Barca di Camp Nou itu. Kira-kira baru separuh dari jumlah kapasitas maksimal untuk laga Barcelona vs Real Sociedad pada akhir pekan ini.

Diduga kuat bahwa minimnya animo penonton ini berkaitan erat dengan kepergian Lionel Messi. Seperti diketahui, La Pulga sudah angkat kaki dari Barca setelah kontraknya habis -- dan pihak klub tak kuasa menyodorinya kontrak baru akibat jeratan finansial.

Kepergian Lionel Messi dari Barcelona itu pun langsung diperkirakan bakal memiliki dampak negatif buat sektor finansial klub Catalan tersebut.

Laporan lain pada awal pekan ini pun menyebut bahwa penjualan jersey Barcelona mengalami penurunan drastis sampai 80 persen, selepas dipastikannya Messi pergi. Laporan itu menambahkan bahwa Barca pun masih menjual jersey Messi, walaupun pemain bersangkutan sudah tidak ada lagi di klub.

SportBible menyatakan, firma Brand Finance memperkirakan bahwa Barcelona akan makin susah keluar dari jeratan finansial tanpa kehadiran Messi. Barca kini berpotensi kehilangan pemasukan dengan rincian 17 juta euro di hari pertandingan, 43 juta euro dari merchandoise, dan 77 juta euro dari pemasukan bisnis.

(krs/nds)