Cerita Di Maria tentang Perselisihan Mourinho-Ronaldo di Madrid

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 22:45 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 27:  Head coach Jose Mourinho (R) of Real Madrid instructs Cristiano Ronaldo during the UEFA Champions League Semi Final first leg match between Real Madrid and Barcelona at the Estadio Santiago Bernabeu on April 27, 2011 in Madrid, Spain.  (Photo by Jasper Juinen/Getty Images)
Angel Di Maria menceritakan keributan di antara Jose Mourinho dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid. (Foto: Getty Images/Jasper Juinen)
Paris -

Angel Di Maria tak pernah bermasalah dengan eks pelatihnya di Real Madrid, Jose Mourinho. Tapi Mou cekcok dengan banyak orang, termasuk Cristiano Ronaldo.

Di Maria merupakan salah satu pemain rekrutan Mourinho yang didapuk sebagai pelatih baru Madrid pada 2010 hingga 2013. Selama tiga tahun bekerja sama, keduanya membawa Los Blancos memenangi LaLiga dan Copa del Rey.

Namun, tahun terakhir Mourinho di Santiago Bernabeu diwarnai dengan kontroversi. Pelatih yang kini menangani AS Roma itu berseteru dengan sejumlah pilar Madrid terutama Sergio Ramos dan kapten tim kala itu, Iker Casillas.

Selain itu, menurut Di Maria, Ronaldo juga tidak luput dari sasaran amukan Jose Mourinho. Sekalipun, Ronaldo menikmati kesuksesan besar di bawah arahan Mourinho. Menyusul torehan 168 gol dalam 164 pertandingan di seluruh kompetisi yang membuat dia berhak menyandang status pemain megabintang.

Akan tetapi, hubungan duo Portugal itu tidak selalu akur. Angel Di Maria mengungkapkan, pernah suatu kali Mourinho mengkritik pedas Ronaldo.

"Mourinho itu gila, denganku dia memang selalu menjadi pria yang baik," ungkap Di Maria kepada Libero, diwartakan Express. "Dia berselisih dengan siapapun lho, dia sama sekali tidak peduli. Pernah suatu kali dia bertengkar dengan Ronaldo. Dia mengatakan kepadanya bahwa dia tidak lari, bahwa pemain-pemain lain berlari untuk dia."

Karier Angel Di Maria dengan Madrid berakhir pada musim panas 2014. Winger internasional Argentina itu lantas bergabung ke Manchester United sebelum pindah ke Paris St. Germain setahun berikutnya. Di Maria mengingat kerendahan hati Cristiano Ronaldo.

"Aku pernah mengundang Cristiano ke pesta ulang tahun pertamaku di Madrid dan mengira dia tidak akan datang. Tapi toh dia datang dan minum bir bersama rekan-rekanku seperti bukan siapa-siapa," sambung pesepakbola berusia 33 tahun ini.

"Ronaldo dan beberapa pemain lainnya berjuang untukku agar bertahan di klub tapi orang itu [Presiden Madrid Florentino Perez] menjalankan semuanya di sana, jadi agak sulit," Angel Di Maria menambahkan.



Simak Video "Mantap! Penjualan Kaos MU CR7 Pecahkan Rekor, Kalahkan Messi"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/krs)