Presiden Barcelona: Bos LaLiga Sakit, Cari Ribut Melulu

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 13 Sep 2021 22:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - MAY 31: Joan Laporta, President of FC Barcelona speaks as Sergio Aguero is presented as a Barcelona player at the Camp Nou Stadium on May 31, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Barcelona -

Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengecam balik Javier Tebas. Presiden LaLiga itu dinilai selalu mencari masalah.

Konflik presiden LaLiga dengan Barcelona makin memanas usai kepergian Lionel Messi. Striker Argentina itu tak bisa lanjut di Spanyol, sehingga memilih gabung Paris Saint-Germain.

Perginya Messi disebabkan karena Barcelona terganjal regulasi ambang batas gaji di LaLiga. Lantaran keuangannya menipis, Blaugrana tak bisa mengontrak Messi lagi.

Dalam sebuah kesempatan, Tebas sempat menyalahkan Barcelona karena menolak kucuran dana dari CVC Capital Partner. Komentar itu dibalas Joan Laporta.

Kepada Barca TV, Laporta mengatakan, "Saya yakin komentarnya tidak pantas untuk presiden liga," kecamnya.

"Alih-alih mencari harmoni dan pengertian, dia selalu mencari konflik dan konfrontasi. Dia memiliki obsesi sakit untuk melihat bagaimana dia bisa membahayakan Barca dan nilai-nilainya, tapi kami orang Catalan sudah mengenalnya," semprot Laporta.

Laporta kemudian menyinggung soal aturan batas gaji di LaLiga. Ia menyayangkan Liga Spanyol tak bisa seperti liga lain yang lebih fleksibel.

"Dia mengatakan Messi tidak bertahan di Barça, tetapi dia menjadi aktor utamanya tentang tidak bertahan karena semangatnya yang berlebihan," katanya.

"Liga-liga lain lebih fleksibel dan mampu mempertahankan pemain mereka yang paling relevan," jelasnya.

(yna/cas)