Kepergian Messi dari Barcelona Bak Gol Bunuh Diri

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 14 Sep 2021 05:00 WIB
FILE - In this April 16, 2019 file photo Barcelona forward Lionel Messi celebrates after scoring his sides second goal during the Champions League quarterfinal, second leg, soccer match between FC Barcelona and Manchester United at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain. (AP Photo/Manu Fernandez, File)
Mantan Bos Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge berpendapat, kepergian Lionel Messi seperti gol bunuh diri bagi Barcelona dan juga LaLiga. (Foto: AP/Manu Fernandez)
Munich -

Eks bos Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menyoroti perpisahan Lionel Messi dengan Barcelona. Kepergian Messi seperti gol bunuh diri untuk Barca dan LaLiga.

Pemain terbaik dunia enam kali tersebut akhirnya meninggalkan Barcelona setelah lebih dari 20 tahun. Di tengah krisis finansial Barca, Messi urung meneken kontrak baru meski sudah menjalin kesepakatan bahkan bersedia gajinya dipotong separuh.

Akan tetapi, situasi keuangan Barcelona yang begitu parah membuat mereka tidak dapat memenuhi aturan salary cap LaLiga sehingga konsekuensinya, Messi pun batal bertahan.

Meski kepergian Messi berarti tagihan gaji pemain klub menurun, namun gengsi Barcelona dan LaLiga pun ikut anjlok. Apalagi, kompetisi sepakbola Spanyol itu sudah lebih dulu ditinggal pemain besar lainnya Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus pada 2018.

"Dalam jangka waktu tiga tahun, LaLiga kehilangan dua megabintangnya. Cristiano pergi ke Juventus, dan sekarang, Messi ke PSG. Keduanya meninggalkan sebuah gap, dalam kaitannya dengan pemasaran yang tidak dapat ditutup," kata Rummenigge dikutip Mirror.

"Semua orang bebas mengatakan apa yang ingin mereka katakan, tapi saya menganggapnya bahwa hal itu seperti sebuah gol bunuh diri karena mereka (Barca) telah dipaksa melepas Messi karena konsekuensi financial fair play."

"Saat Anda menumpuk banyak sekali pengeluaran maka wajar jika laporan keuangannya tidak sesuai dengan anggaran, terutama setelah pandemi virus corona berdampak kepada semua orang. Jalan yang sedang mereka hadapi sekarang berat, tapi juga tepat dan penting."

"Mengurangi pengeluaran tampak sangat penting dengan utang melebihi 1,3 miliar euro. Tidak ada alternatif lain. Dan teman baik saya Joan Laporta juga mengetahui hal itu," simpul Rummenigge menanggapi krisis finansial Barcelona sehingga mesti melepas Messi.



Simak Video "#Sadseptember, Perasaan Fans Barca Ditinggal Messi dan Griezmann"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)