Koeman Kritik Fans Barcelona yang Cegat Mobilnya Usai El Clasico

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 21:15 WIB
BARCELONA, SPAIN - OCTOBER 17: Ronald Koeman, Head Coach of FC Barcelona looks on prior to the LaLiga Santander match between FC Barcelona and Valencia CF at Camp Nou on October 17, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)
Mobil Koeman dicegat suporter usai Barcelona kalah dari Madrid. Foto: Getty Images/Alex Caparros
Jakarta -

Ronald Koeman dicegat oleh fans saat hendak pulang selepas laga Barcelona vs Real Madrid. Entrenador asal Belanda itu pun mengkritik kejadian tersebut.

Barcelona kalah 1-2 dalam laga yang berlangsung di Camp Nou, Minggu (27/10) kemarin. Hasil itu membuat Gerard Pique dkk tertahan di urutan 9 klasemen sementara LaLiga dengan 15 poin dari 9 laga, terpaut 6 poin dari Real Sociedad yang memimpin klasemen, namun sudah bermain 10 kali.

Seusai laga, Koeman yang hendak pulang dengan mobil pribadinya dikerubungi ratusan suporter Barcelona yang mengekspresikan ketidakpuasan mereka, tak cuma soal kekalahan atas Madrid, namun juga hasil secara keseluruhan sejauh ini.

Teriakan pun diarahkan kepada Koeman. Bodi mobilnya pun ikut dipukul-pukul, meski akhirnya sang pelatih bisa meninggalkan stadion. Jelang laga Rayo Vallecano vs Barcelona, Kamis (28/10) pukul 00.00 WIB, Koeman pun memberi pendapat soal peristiwa yang menimpanya itu.

"Buat saya, itu adalah masalah sosial. Mereka adalah suporter Barcelona atau orang yang kurang terdidik. Mereka tak paham soal aturan dan nilai-nilai yang berlaku," ujar Koeman, dikutip Marca.

"Atmosfer di lapangan, meski kami sedang tertinggal 0-2, justru sebaliknya. Kalian tak perlu memberi perhatian lebih terhadap orang-orang seperti itu."

"Dengan adanya video, rekaman, kami sudah melihat yang seperti itu di sini setiap hari. Seolah-olah hal itu hanya saya yang mengalaminya, tapi kalian harus tahu, hal serupa juga terjadi kepada banyak pemain dan keluarga mereka."

"Mungkin bagi saya, mengingat tanggung jawab yang ada, situasinya jadi berlebihan. Hal serupa pernah terjadi bahkan kepada (Carles) Puyol. Kamu tak bisa meninggalkan lapangan dengan tenang seperti yang lain, kamu harus mencari jalan. Buat saya, itu masalah sosial," tegas Koeman soal tingkah suporter Barcelona yang mencegat mobilnya.

(adp/aff)