Bulan Lalu Koeman Klaim Jadi Penyelamat, Bulan Ini Dipecat

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 28 Okt 2021 15:23 WIB
Barcelonas head coach Ronald Koeman heads back down the tunnel at half time during a Spanish La Liga soccer match between Rayo Vallecano and FC Barcelona at the Vallecas stadium in Madrid, Spain, Wednesday, Oct. 27, 2021. (AP Photo/Manu Fernandez)
Bulan Lalu Koeman Klaim Jadi Penyelamat, Bulan Ini Dipecat. Foto: AP/Manu Fernandez
Jakarta -

Ronald Koeman dipecat Barcelona. Padahal baru bulan lalu juru taktik asal Belanda itu mengklaim dirinya sebagai penyelamat yang bikin Barca punya masa depan cerah.

Barcelona resmi memberhentikan Koeman setelah kekalahan dengan skor 0-1 dalam lawatan ke markas Rayo Vallecano di LaLiga. Itu menjadi kekalahan kedua beruntun Barca, setelah tunduk dari Real Madrid dalam El Clasico akhir pekan lalu.

Barcelona sendiri saat ini tercecer di posisi kesembilan klasemen Liga Spanyol. Dari 10 laga, ada 15 poin yang diraup lewat 4 kali menang, 3 kali seri, 3 kali kalah.

[Gambas:Opta]

Di Liga Champions pun posisi Barca sedang tidak bagus. Walaupun mampu meraih kemenangan 1-0 atas Dynamo Kiev pada tengah pekan lalu, Blaugrana sudah kalah di dua matchday awal. Situasi ini pun bikin potensi lolos terancam.

Menilik lebih jauh kondisi Barcelona, yang musim ini juga berada dalam jeratan masalah finansial, ada pula kerisauan mengenai produktivitas karena musim ini baru bisa bikin sebiji gol tandang! Satu-satunya gol Barca di kandang lawan itu dicetak saat bermain imbang 1-1 dalam lawatan ke markas Athletic Bilbao pada bulan Agustus lalu.

Sebagai pelatih, Koeman tak ayal dianggap sebagai sosok pertama yang mesti bertanggung jawab. Apalagi, bahkan sebelum musim ini menghadirkan hasil-hasil buruk, sudah ada keraguan dari Cules mengenai caranya menangani tim mulai dari 'membekukan' Luis Suarez yang akhirnya hengkang, sampai gaya main yang banyak mengandalkan umpan silang.

Satu hal yang menarik, pemecatan Koeman terjadi dalam rentang waktu sekitar satu bulan setelah ia mendaulat dirinya sebagai penyelamat Barca.

Pada pertengahan September lalu, Koeman bicara mengenai masa-masa menyenangkan yang sedang dijalaninya di klub Catalan itu. Kontrak baru, ketika itu, kabarnya juga sudah mulai dibicarakan.

"Aku sangat terbuka pada peluang untuk bertahan. Aku sedang menjalani masa-masa yang menyenangkan," katanya bulan lalu, dalam wawancara dengan NOS.

Berikutnya, Koeman menyebut Barcelona punya masa depan cerah berkat yang ia lakukan saat ini -- berkat memberi kesempatan sebesar-besarnya buat pemain muda berbakat dalam skuad.

"Berkat diriku, klub ini jadi punya masa depan," katanya dengan percaya diri. "Bukan cuma Pedri. Juga ada empat atau lima pemain berusia 18 atau 19 tahun yang akan jadi pemain luar biasa buat klub ini dalam kurun waktu tiga atau empat tahun lagi."

Tentu saja usaha Koeman jadi 'juru selamat' kini sudah terhenti usai kena pecat.

(krs/raw)