Laporta, Apa yang Kamu Katakan soal Messi Itu Jahat

ADVERTISEMENT

Laporta, Apa yang Kamu Katakan soal Messi Itu Jahat

Bayu Baskoro - Sepakbola
Senin, 01 Nov 2021 19:20 WIB
The statue of Barcelonas former player and coach Johan Cruyff, in front of a mural of Lionel Messi outside the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Thursday, Aug. 5, 2021. Barcelona announced Thursday that Messi will not stay with the club, saying that the Spanish leagues financial regulations made it impossible to sign the Argentina star to a new contract. (AP Photo/Joan Monfort)
Lionel Messi sakit hati dengan ucapan Joan Laporta soal kepergiannya dari Barcelona. (Foto: AP/Joan Monfort)
Barcelona -

Joan Laporta sempat mengutarakan harapannya supaya Lionel Messi mau bermain gratis di Barcelona. Kata-kata itu rupanya membuat La Pulga sedih dan sakit hati.

Messi mengakhiri pengabdiannya selama 18 tahun di Barcelona pada bursa musim panas 2021. Bintang Argentina itu gagal didaftarkan sebagai pemain anyar setelah kontraknya berakhir Juni lalu.

Masalah finansial menjadi alasan utama Barcelona gagal mempertahankan Messi. Los Cules dilarang mendaftarkan pemain baru oleh LaLiga karena tak bisa memenuhi ambang batas gaji pemain.

Kondisi itu memaksa Lionel Messi angkat koper dari Camp Nou dengan status bebas transfer. Peraih enam Ballon d'Or tersebut kemudian bergabung ke Paris Saint-Germain dan dikontrak selama dua musim.

Joan Laporta selaku presiden Barcelona menyesalkan kepergian Messi dari klubnya. Dia memahami kondisi klub tak memungkinkan untuk mempertahankan pemain jebolan La Masia tersebut.

Di sisi lain, Laporta sempat berharap Messi bersedia bermain secara gratis buat Barcelona. Hal itu dianggapnya sebagai satu-satunya jalan untuk dapat mempertahankan La Pulga.

"Saya berharap pada menit terakhir Messi mengatakan dia akan bermain secara gratis. Saya akan menyukai itu dan dia akan meyakinkan saya. Saya mengerti bahwa LaLiga akan menerimanya. Namun, kami tidak bisa meminta pemain dengan levelnya untuk melakukan ini," kata Laporta kepada Mundo Deportivo pada awal Oktober lalu.

BARCELONA, SPAIN - MARCH 17: New FC Barcelona President Joan Laporta delivers his speech during the official inauguration at Camp Nou on March 17, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Foto: Getty Images/David Ramos)

Ucapan Laporta tersebut rupanya ditanggapi negatif oleh Messi. Dia menyebut Barcelona tidak pernah memintanya bermain gratisan demi bisa bertahan di klub.

"Tidak ada yang meminta saya untuk bermain secara gratis, tapi pada saat yang sama, saya merasa apa yang dikatakan presiden tidak pada tempatnya. Ini amat menyakitkan saya karena saya pikir dia tak perlu berbicara seperti itu," ujar Messi kepada Sport, dikutip dari Mundo Deportivo.

"ini bagaikan anda menarik bola, tapi tidak mempertimbangkan konsekuensinya atau tak mau mengambil alih. Hal itu akan membuat orang-orang berpikiran macam-macam atau menimbulkan keraguan kepada saya, yang mana itu tidak pantas saya dapatkan," sambungnya.

Messi turut mengungkapkan bahwa dia telah berusaha sekeras mungkin untuk bertahan di Barcelona. Salah satu permintaan Blaugrana yang dipenuhinya yakni pemotongan gaji hingga 50 persen.

"Sebagaimana yang saya ungkapkan sebelumnya, saya mencoba segalanya yang saya bisa untuk bertahan. Tak pernah sekalipun saya diminta bermain secara gratis,".

"Saya diminta untuk menurunkan gaji saya hingga 50 persen dan saya bersedia dengan itu. Kami berada dalam posisi ingin membantu klub. Keinginan saya dan keluarga saya adalah bertahan di Barcelona," pungkasnya.

Lionel Messi sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Joan Laporta selepas kepergiannya dari Barcelona. LM30 kini fokus untuk memberikan yang terbaik buat Paris Saint-Germain.



Simak Video "Xavi Ungkit Messi Usai Barcelona Juara Piala Super Spanyol"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT