Villarreal Butuh Penjelasan Tak Diberi Penalti Saat Lawan Barcelona

Lucas Aditya - Sepakbola
Minggu, 28 Nov 2021 15:10 WIB
BILBAO, SPAIN - OCTOBER 23: Unai Emery, Head Coach of Villarreal CF looks on  during the LaLiga Santander match between Athletic Club and Villarreal CF at San Mames Stadium on October 23, 2021 in Bilbao, Spain. (Photo by Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images)
Unai Emery meminta penjelasan Villareal tak mendapat penalti saat melawan Barcelona. (Foto: Getty Images/Juan Manuel Serrano Arce)
Jakarta -

Villarreal tumbang dari Barcelona diiringi kontroversi. Tim Kapal Selam Kuning menuntut penjelasan karena tak diberi penalti.

Villarreal kalah 1-3 dari Barcelona dalam pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Estadio de la Ceramica, Minggu (28/11/2021) dini hari WIB. Dalam laga itu, gawang tim Kapal Selam Kuning dibobol oleh Frenkie de Jong, Memphis Depay, dan Philippe Coutinho. Gol balasan Villarreal tercatat atas nama Samuel Chukwueze.

Pada awal babak pertama, tepatnya pada menit ketujuh, back pass dari Eric Garcia membahayakan Barcelona. Bolanya bisa ditendang oleh Arnaut Danjuma, diblok oleh Gerrard Pique, tampak mengenai tangan.

Villarreal memprotes hal itu, pelatih Unai Emery meminta penjelasan kepada orang-orang yang bertugas melihat VAR mengapa tak ada review untuk melihat handball Pique.

"Semua yang ada di VAR adalah orang yang harus bertanggung jawab. Saya percaya pada VAR, tapi saya tak mengerti siapa yang ada di sana. Seseorang harus menjelaskan ke Villarreal mengapa penalti itu tak diberitahukan," kata Emery di As.

"Mungkin, Barca tak suka dengan keputusan ini karena itu mungkin menganggapnya mempunyai kekuatan dibandingkan siapaun," kata dia menambahkan.

Selain penalti, Villarreal juga disebut dirugikan oleg gol kontroversial dari De Jong. Memphis Depay dinilai sudah ada di posisi offside saat menerima umpan Jordi Alba sebelum bola rebound tendangan pemain Belanda itu disambar oleh De jong menjadi gol.



Simak Video "Blaugrana Gagal Menang Semenit Sebelum Bubar"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/nds)