Bakal Gandeng Spotify, Barcelona Siap Ubah Nama Stadion?

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 29 Jan 2022 00:01 WIB
BARCELONA, SPAIN - OCTOBER 02: An inside view of the Camp Nou stadium ahead of the UEFA Champions League group F match between FC Barcelona and Inter at Camp Nou on October 02, 2019 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)
Stadion Barcelona, Camp Nou. (Foto: Alex Caparros/Getty Images)
Barcelona -

Barcelona kabarnya sedang menjalin negosiasi sponsor dengan perusahaan layanan streaming audio, Spotify. Imbasnya, nama stadion Camp Nou bisa berubah.

Menurut Radio Catalunya, Barcelona sedang menegosiasikan kesepakatan dengan Spotify. Paket sponsornya disebut-sebut menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepakbola.

Barcelona disokong dua raksasa perusahaan sejauh ini. Beko, perusahaan alat rumah tangga, terpampang di jersey latihan, dan kostum utamanya disokong Rakuten.

Kontrak kedua sponsor itu akan habis pada akhir musim nanti. Dan Barcelona kini sedang mencari penggantinya, di antaranya Spotify.

Radio Catalunya mengklaim, Spotify sedang dalam pembicaraan untuk menjadi sponsor merek utama untuk Barcelona. Kesepakatannya akan meliputi hak penamaan stadion Camp Nou, markas Barcelona sejak 1957.

Jika tercapai kesepakatan, maka stadion ikonik Barcelona itu bisa saja berganti namanya. Bisa menjadi Camp Nou Spotify, bukan lagi Camp Nou.

Namun, Barcelona kabarnya kabarnya tak bisa meyakinkan Spotify terlalu banyak. Jika klub mau berlama-lama menjual hak penamaan stadionnya, Spotify memilih tertarik dalam waktu yang singkat saja.

Barcelona kabarnya bersedia menerimanya sebagai bagian dari kesepakatan sponsor yang lebih luas. Padahal, kesepakatan yang menyangkut hak penamaan stadion biasanya berlangsung antara 15 sampai 30 tahun.

Kabarnya, negosiasi sedang membahas aspek lain dari paket sponsor yang ditawarkan. Semisal penamaan di kaos utama dan perlengkapan pelatihan, yang disebut bernilai antara 60-65 juta Euro.

Bagaimanapun, sponsor baru seperti Spotify akan membantu Barcelona melewati krisis keuangannya. Sebelumnya, raksasa LaLiga itu sempat terjerat utang mencapai 1,5 miliar Euro.

(yna/aff)