ADVERTISEMENT

Demi Piala Dunia, Hazard Harus Tinggalkan Madrid Musim Depan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 05 Apr 2022 17:03 WIB
BILBAO, SPAIN - DECEMBER 22: Eden Hazard of Real Madrid has a drink during the LaLiga Santander match between Athletic Club and Real Madrid CF at San Mames Stadium on December 22, 2021 in Bilbao, Spain. (Photo by Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images)
Jika terus menjadi cadangan di Madrid, Hazard bisa saja dicoret Timnas Belgia. Foto: Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images
Jakarta -

Real Madrid berencana meminjamkan Eden Hazard ke klub lain musim depan. Keputusan ini diyakini bisa menguntungkan dua pihak, yakni klub dan sang pemain sendiri.

Sejak direkrut Madrid dari Chelsea pada 2019 silam, Hazard terlalu sering cedera. Selama tiga musim di Santiago Bernabeu, ia baru tampil 65 kali dan mencetak 6 gol saja.

Akibatnya, Hazard pun kalah bersaing. Di sisi kiri, ada Vinicius Junior yang sudah mencetak 17 gol musim ini. Begitu pula di kanan, Marco Asensio lebih bisa diandalkan. Padahal Hazard sudah didatangkan dengan harga mahal, yakni 115 juta Euro.

Dengan adanya rencana mendatangkan Kylian Mbappe, maka posisi Hazard diperkirakan akan semakin tersingkir. Meski kontraknya tersisa sampai 2024, namun tampaknya Madrid tak masalah jika kehilangan dirinya sejak awal.

Apalagi gajinya juga mahal. Diario AS melaporkan Hazard mendapat 15 juta Euro per musim. Masalahnya, dengan riwayat cedera yang ia miliki, siapa yang mau merekrut pemain 31 tahun itu?

Oleh sebab itu, Madrid berencana melepas Hazard dengan opsi pinjaman pada musim panas nanti. Harapannya, dengan bermain di klub lain, ia bisa kembali fit, performanya bisa kembali memuaskan, dan kepercayaan dirinya kembali meningkat.

Selain itu, Madrid pun bisa menghemat gaji. Siapapun yang akan merekrut Hazard, diyakini akan ditawari opsi serupa seperti saat Gareth Bale dipinjamkan ke Tottenham Hotspur, yakni patungan membayar gaji.

Hazard pun diperkirakan mau menerima keputusan ini. Alasannya adalah Piala Dunia 2022 yang akan digelar November. Jika terus bertahan di Madrid, Hazard kemungkinan akan terus menjadi cadangan, dan berpeluang dicoret Timnas Belgia.

Apalagi pada Maret lalu pelatih Roberto Martinez hanya memanggil pemain-pemain dengan caps di bawah 50 untuk laga uji coba melawan Republik Irlandia dan Burkina Faso. Itu bisa menjadi sinyal bahwa Belgia tengah mencari nama-nama baru untuk menjadi andalan di masa depan. Jika Hazard tak mampu bersaing, berangkat ke Qatar bisa jadi hanya angan belaka.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT