ADVERTISEMENT

Barcelona Diledek Perusahaan Asal Jerman

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 23 Sep 2022 12:40 WIB
Jakarta -

Barcelona kena ledek oleh jaringan supermarket asal Jerman, Lidl. Dalam unggahan di media sosial, Lidl mengunggah foto satu set tuas dan me-mention Joan Laporta.

Barcelona menjadi salah satu klub paling boros dalam bursa transfer musim panas 2022. Los Cules sudah menghabiskan 153 juta euro dan mendatangkan lima pemain baru.

Raphinha digaet seharga 58 juta euro dari Leeds United, sementara Jules Kounde ditebus 50 juta euro dari Sevilla. Robert Lewandowski direkrut dengan mahar 45 juta euro dari Bayern Munich. Dua pemain lainnya, Franck Kessie dan Andreas Christensen berstatus free transfer.

Geliat transfer Barcelona yang jor-joran menarik banyak perhatian insan sepakbola. Tidak sedikit yang heran bagaimana klub Catalunya itu bisa keluar uang banyak di tengah krisis finansial.

Alhasil, sudah ada banyak 'tuas ekonomi' yang ditarik Barcelona dari penjualan 25 persen hak siar televisi dan 50 persen saham Barca Stdios. Keuntungan yang didapat Blaugrana mencapai kurang lebih 700 juta euro.

Lidl kemudian muncul di jejaring sosial untuk merencanakan kampanye musim dingin dan menerbitkan tweet yang mengolok-olok manuver keuangan Barcelona pada musim panas ini. Promosi Lidl menunjukkan satu set tuas dan menambahkan kalimat: "Bersiaplah untuk pasar musim dingin, Joan Laporta."

Laporta tanpa malu-malu membuat pernyataan untuk menjual asetnya sebelum tuas ekonomi keempat ditarik. Tujuannya demi bisa mendaftarkan para pemain anyar untuk berkompetisi di musim 2022/2023.

"'Tuas' ketiga, kami telah menjual 25 persen Barca Studios. Kami telah melepas hak siar televisi 25 persen dan kini Barca Studios seharga 100 juta euro," kata Laporta pada awal Agustus lalu.

"Ini adalah pendapatan penting. Kami mengerjakan pekerjaan rumah kami dan kami akan mendaftarkan para pemain baru," sambungnya.

"Pertama-tama kami harus mendaftarkan pemain dan membuang pemain-pemain yang tidak masuk hitungan. Setelah itu kita lihat apa yang bisa kami lakukan," demikian kata Joan Laporta.

(ran/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT